Teknologi
Viral! Robot AI di China Ngamuk Serang Pekerja saat Diuji Coba
Robot humanoid Unitree H1 di China mendadak tak terkendali saat uji coba, picu kekhawatiran global soal keamanan AI dan potensi risiko teknologi canggih.
MPN Indonesia 11 Mei 2025 - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di China saat robot humanoid bernama Unitree H1 tiba-tiba kehilangan kendali dan menyerang perlengkapan kerja saat uji coba berlangsung pada Jumat (9/5).
Kejadian ini terekam dalam video yang viral dan menimbulkan kekhawatiran global soal potensi bahaya kecerdasan buatan (AI).
Dalam video yang dibagikan akun X milik NEXTA TV pada Senin (5/5), robot yang tergantung di derek terlihat bergerak liar, mengepakkan lengan dan kaki, serta menjatuhkan komputer dan alat lainnya.
Seorang pekerja terlihat berusaha menstabilkan robot di tengah kekacauan.
“Di Tiongkok, robot humanoid Unitree H1 menyerang pengembangnya. Robot tersebut hanya bisa dihentikan dengan memutus aliran listrik sepenuhnya,” tulis keterangan dalam video tersebut, sebagaimana dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (10/5).
Netizen Khawatir, Tapi Ada yang Menilai Bukan Serangan
Video tersebut memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak yang mengungkapkan kekhawatiran akan masa depan AI yang tidak terkendali. Namun, sebagian lainnya memberikan penjelasan teknis.
“Jelas tidak seimbang, lalu mencoba menggunakan algoritma untuk menyeimbangkan kembali, tetapi algoritma tersebut tidak disetel yang menyebabkan osilasi liar, yang memperparah ketidakseimbangan. Ini bukan sebuah ‘serangan’,” tulis seorang pengguna X @c_of_laz****.
Meski begitu, kekhawatiran tetap meluas. “Ya, seluruh gagasan tentang Terminator ini jelas merupakan jalan menuju kehancuran total umat manusia. Ini harus dihentikan SEKARANG sebelum semuanya terlambat,” ungkap pengguna lain @5411***.
China Makin Maju dalam Teknologi Robotik
Insiden ini terjadi di tengah perhatian besar terhadap kemajuan AI di China.
Negara tersebut aktif mengembangkan robot humanoid dan menampilkannya dalam berbagai acara, termasuk lomba lari half-marathon di Beijing pada April lalu.
Dalam ajang itu, 20 tim membawa robot humanoid yang dilengkapi dengan sarung tinju, sepatu, dan ikat kepala bertuliskan “Bound to Win”.
Beberapa robot bahkan dapat tersenyum dan mengedipkan mata, menunjukkan kemiripan perilaku dengan manusia.
Kemajuan ini menunjukkan posisi China sebagai salah satu pemimpin pengembangan robot berbasis AI, tetapi insiden Unitree H1 menjadi pengingat bahwa keamanan dan stabilitas teknologi tetap menjadi tantangan besar.
Pengalaman Pribadi dan Kecemasan terhadap AI
Selain komentar teknis, sejumlah netizen juga membagikan pengalaman pribadi terkait AI yang membuat mereka semakin waspada.
“Saya pernah mengalami AI benar-benar menghancurkan seluruh proyek yang saya kerjakan dengan kebohongan terang-terangan. Serius, bukan bohong,” tulis seorang pengguna @billeng******.
“Perang Robot besar kemungkinan akan dimulai di laboratorium Tiongkok juga,” ujar yang lain @mikes****.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
