Connect with us

Internasional

Perang Dagang AS-China Mereda, Sepakat Pangkas Besar-besaran Tarif Impor

Perang dagang AS dan China mulai mereda setelah kedua negara sepakat pangkas tarif impor secara signifikan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 13t101407.894
Perang Dagang AS-China Melunak | Gambar: MPN Indonesia/Dinda via AI

MPN Indonesia 13 Mei 2025 - Perang dagang antara Amerika Serikat dan China mulai menunjukkan tanda-tanda mereda setelah kedua negara menyepakati pemangkasan tarif impor secara signifikan.

Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan akhir pekan yang berlangsung di Swiss, di mana kedua pihak sepakat meredakan perang dagang yang mengganggu prospek global.

“Kedua negara mewakili kepentingan nasional mereka dengan sangat baik,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent, dikutip MPN Indonesia dari Reuters, Selasa (13/5).

Pangkas Tarif Besar-besaran

Amerika Serikat akan memangkas tarif impornya dari 145% menjadi 30%, sementara China juga akan menurunkan tarif balasannya dari 125% menjadi 10%.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa meskipun sebagian tarif hanya ditangguhkan selama tiga bulan, bukan dihapus permanen, ia tidak memperkirakan tarif akan kembali ke level puncak 145% sebelumnya.

“Kami tidak berniat menyakiti China,” ujar Trump, seraya menyebut bahwa China “sangat ingin bekerja sama dengan kami”, dikutip MPN Indonesia dari BBC.

Pemangkasan tarif ini dipandang sebagai langkah de-eskalasi dalam perang dagang yang telah mengguncang pasar global dan menyebabkan ketidakpastian ekonomi sejak pengenaan tarif dimulai.

Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah penting untuk “menyelesaikan perbedaan” dan memperdalam kerja sama antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Pasar Saham Global Membaik

Pasar saham global menyambut positif pengumuman ini. Di Amerika Serikat, indeks S&P 500 naik lebih dari 3,2%, Dow Jones melonjak 2,8%, dan Nasdaq mengalami kenaikan sebesar 4,3%.

Saham perusahaan seperti Target, Home Depot, dan Nike mencatatkan lonjakan nilai, begitu pula dengan perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Nvidia, Apple, dan Meta.

Baca Juga:  Donald Trump Bekukan Pendanaan Beberapa Media AS, Salah Satunya VOA

Di Eropa dan Asia, indeks saham utama juga menguat, dengan Hang Seng di Hong Kong naik 3% dan saham perusahaan pengiriman seperti Maersk dan Hapag-Lloyd mencatat kenaikan lebih dari 12%.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending