Connect with us

Teknologi

Google Luncurkan Flow, AI Canggih untuk Bikin Video Sinematik

Google memperkenalkan Flow, alat kecerdasan buatan (AI) terbaru yang bisa ciptakan video sinematik.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 21t114524.610
Ilustrasi Flow dari Google | Gambar: Google

MPN Indonesia 21 Mei 2025 - Google secara resmi memperkenalkan Flow, sebuah alat kecerdasan buatan (AI) terbaru yang memungkinkan pengguna menciptakan video sinematik berdurasi sekitar delapan detik.

Pengumuman ini disampaikan pada ajang tahunan Google I/O 2025 yang digelar pada Selasa (20/5) di Amerika Serikat.

Flow menggabungkan teknologi generatif berbasis AI untuk menghasilkan video dari gabungan gambar dan deskripsi teks (prompt), lengkap dengan efek suara dari objek dalam video.

Demonstrasi oleh Google

Melalui Flow, pengguna dapat menyunting hasil video dengan menambahkan narasi, audio tambahan, hingga menggabungkan beberapa video AI yang telah dihasilkan sebelumnya.

Google menjelaskan bahwa tool ini memberikan fleksibilitas tinggi, termasuk pengaturan sudut kamera, pengubahan suasana, karakter, lingkungan, serta rasio video, baik vertikal maupun horizontal.

“Flow lantas akan langsung membuat video tersebut setelah prompt dan gambar dikirim,” tulis Google dalam pernyataan di kanal resminya.

Google juga memberikan demonstrasi langsung dari Flow menggunakan prompt berbunyi “ubur-ubur sedang berenang di bawah laut dengan suasana kursi belakang taksi tahun 1970-an yang punya motif seperti kulit zebra”.

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 21t114702.650
Demonstrasi Ubur-Ubur di dalam Taksi oleh Flow | Gambar: Google

Kemudian Google mengganti suasana dan karakter dalam video tersebut namun masih dalam lokasi yang sama yaitu taksi dengan kursi bermotif zebra tadi,

Sejumlah karakter yang ditampilkan bervariasi, termasuk adegan operasi oleh dua dokter di dalam taksi, hingga orang membuat kerajinan dan merayakan ulang tahun.

Detail Teknologi di Balik Flow

Flow mengintegrasikan beberapa model AI terbaru yang dikembangkan oleh Google. Di antaranya adalah Veo 3 untuk menghasilkan video, Imagen 4 untuk penciptaan gambar, dan model Gemini AI untuk memahami dan menganalisis prompt pengguna.

Baca Juga:  15 Tools AI Terbaik untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Tahun 2026

Kombinasi ini memberikan hasil video sinematik yang tidak hanya visual tetapi juga audionya terdengar alami dan sesuai konteks.

Penggunaan Flow saat ini masih terbatas. Google menyebut bahwa layanan ini hanya tersedia di wilayah Amerika Serikat dan hanya mendukung prompt dalam bahasa Inggris.

Untuk mengaksesnya, pengguna dapat mengunjungi laman resmi http://flow.google/.

Biaya Langganan

Flow tidak tersedia secara gratis. Untuk memanfaatkan teknologi ini, pengguna harus berlangganan salah satu dari dua paket layanan baru Google.

Paket pertama, Google AI Pro, dibanderol seharga 20 dolar AS (sekitar Rp328.000) per bulan.

Sementara itu, paket kedua, Google AI Ultra, dikenakan biaya 250 dolar AS (sekitar Rp4,1 juta) untuk tiga bulan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending