Connect with us

Berita

Sebanyak 170 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Terima Kartu Nusuk

Sebanyak 170.018 jemaah haji Indonesia telah menerima Kartu Nusuk sebagai akses layanan di Arab Saudi, jelang puncak ibadah haji 2025 di Makkah.

Logompn

Published

on

Sebanyak 170 ribu jemaah haji indonesia telah menerima kartu nusuk
Sebanyak 170 Ribu Jemaah Haji Indonesia Telah Menerima Kartu Nusuk. Gambar : MCH 2025

MPN Indonesia 27 Mei 2025 - Sebanyak 170.018 jemaah haji Indonesia telah menerima Kartu Nusuk saat tiba di Arab Saudi untuk pelaksanaan ibadah haji 2025.

Jumlah ini mencakup 94% dari total 180.092 jemaah yang sudah berada di Tanah Suci, baik dari kategori reguler maupun khusus.

Informasi ini disampaikan oleh Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, di Makkah pada Minggu (25/5).

“Catatan Kementerian Haji Saudi, hari ini ada 180.092 jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci, gabungan dari haji khusus dan reguler. Dari jumlah itu, sebanyak 170.018 jemaah haji sudah menerima Kartu Nusuk,” ujar Nasrullah Jasam, sebagaimana dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Kemenag, Selasa (27/5).

Pentingnya Kartu Nusuk untuk Akses Layanan Jemaah

Kartu Nusuk merupakan bagian dari sistem layanan haji yang disediakan oleh pemerintah Arab Saudi melalui mitra penyedia layanan atau syarikah.

Kartu ini menjadi bukti dan sarana akses jemaah ke berbagai layanan selama di Tanah Suci.

Tahun ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bekerja sama dengan delapan syarikah, yaitu Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah (Sana Mashariq), Rifad, Mashariq Mutamayyizah (Rakeen Mashariq), Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea, dan MCDC.

Percepatan Distribusi dan Sistem Pelaporan Kloter

Untuk mempercepat distribusi kartu, PPIH Arab Saudi telah membentuk ruang operasi khusus, menunjuk penanggung jawab di tiap sektor dan daerah kerja (daker), serta menerapkan pelaporan digital berbasis kelompok terbang (kloter).

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak syarikah agar seluruh jemaah segera menerima kartu sebelum memasuki fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Baca Juga:  Batas Pelunasan Biaya Haji 2025 Diperpanjang Kemenag hingga 25 April

Fokus Operasional Pindah ke Makkah

Saat ini, seluruh operasional penyelenggaraan ibadah haji 2025 telah terpusat di Makkah.

Jemaah Indonesia yang sebelumnya berada di Madinah telah diberangkatkan seluruhnya ke Makkah untuk mempersiapkan diri menghadapi puncak haji.

Sementara itu, proses kedatangan jemaah dari Indonesia melalui Jeddah menuju Makkah masih terus berlangsung hingga 31 Mei 2025.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending