Connect with us

Politik

Prabowo Minta Kemenhaj Pangkas Lagi Masa Tunggu Jemaah Haji

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dinilai berjalan baik.

Logompn

Published

on

Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Prabowo Minta Kemenhaj Persingkat Masa Tunggu Jemaah
Prabowo Minta Kemenhaj Pangkas Lagi Masa Tunggu Jemaah Haji. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 Juni 2026 - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dinilai berjalan baik.

Penilaian tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Menteri Haji dan Umrah, pimpinan DPR RI, serta anggota Komisi VIII DPR RI di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6).

“Alhamdulillah, Bapak Presiden memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan haji tahun ini. Berbagai perbaikan yang dilakukan mampu menghadirkan layanan yang lebih baik bagi jemaah Indonesia,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, dikutip MPN Indonesia dari rilis resmi Kemenhaj.

Selain memberikan apresiasi, Prabowo juga menegaskan bahwa masa tunggu haji yang saat ini sekitar 26 tahun masih perlu dipersingkat.

Peningkatan Layanan Haji 2026

Pelaksanaan haji tahun ini mencatat sejumlah capaian. Salah satu capaian utama adalah penerbitan visa yang dilakukan lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, kartu Nusuk telah dibagikan kepada jemaah sejak masih berada di Indonesia, sehingga membantu mengurangi kendala saat berada di Arab Saudi, termasuk persoalan pemisahan rombongan.

Irfan menjelaskan bahwa meskipun Kemenhaj baru aktif sejak September 2025, berbagai persiapan yang sempat tertinggal dapat diselesaikan melalui kerja sama lintas lembaga dan dukungan DPR RI.

Peningkatan layanan juga terlihat pada sektor transportasi dan akomodasi yang dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam pelaksanaan tahun ini, pemerintah juga mulai menerapkan kontrak layanan multiyears dengan penyedia layanan di Arab Saudi.

Arahan Prabowo Subianto

Prabowo memberikan sejumlah arahan untuk peningkatan kualitas layanan pada musim haji berikutnya.

Fokus perbaikan meliputi aspek konsumsi, akomodasi, serta kesiapan layanan sejak tahap awal keberangkatan.

“Presiden memberikan berbagai masukan agar layanan haji tahun depan semakin baik, mulai dari kualitas makanan, kesiapan layanan sejak dini, hingga peningkatan kualitas hotel dan akomodasi yang digunakan jemaah Indonesia,” kata Irfan.

Baca Juga:  Menaker Minta BPJS Ketenagakerjaan Tak Hanya Sekadar Urus Klaim tapi Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Selain itu, konsep Kampung Haji turut dibahas sebagai rencana jangka panjang.

Program ini diproyeksikan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus membantu efisiensi biaya penyelenggaraan ibadah haji.

(AKM/NID/RAD)

Trending