Connect with us

Teknologi

Microsoft Buka Data Center Pertama di Indonesia, Menkomdigi: Dampaknya Tembus Rp41 Triliun

Microsoft resmi meluncurkan Indonesia Central Cloud Region, klaster data center pertamanya di Indonesia.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 28t101626.173
Menkomdigi Meutya Hafid saat sambutan di acara peluncuran Central Cloud Region Microfost, Selasa (27/5) | Gambar: YouTube/Kemkomdigi TV

MPN Indonesia 28 Mei 2025 - Microsoft resmi meluncurkan Indonesia Central Cloud Region, klaster data center pertamanya di Indonesia.

Peresmian yang digelar di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Ia menyatakan bahwa peluncuran ini menjadi langkah besar dalam memperkuat infrastruktur digital nasional dan membawa potensi dampak ekonomi hingga Rp41 triliun.

“Investasi ini dapat berdampak kepada ekonomi d Indonesia sebesar 2,5 miliar Dolar AS atau sekitar Rp41 triliun dalam empat tahun ke depan,” kata Meutya, Selasa (27/5), dilihat MPN Indonesia dari YouTube Kemkomdigi TV.

Arah Kebijakan Digital RI Dipercaya

Meutya menegaskan bahwa kehadiran data center Microsoft mencerminkan dua hal penting, yaitu kepercayaan sektor swasta terhadap arah kebijakan digital Indonesia dan kesiapan bangsa dalam mengelola teknologi canggih seperti cloud dan kecerdasan buatan (AI).

“Peluncuran ini mencerminkan dua hal penting. Yang pertama, adanya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah di bidang digital yang semakin konsisten, responsif, dan terbuka terhadap kolaborasi strategis,” kata Meutya.

“Yang kedua, bahwa Indonesia dinilai memiliki kesiapan untuk mengelola teknologi canggih seperti cloud dan AI, tidak hanya sebagai pengguna, tapi juga mitra aktif dalam membentuk tata kelola dan ekosistem digital yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Berpeluang Ciptakan 60 Ribu Lapangan Kerja

Selain memberikan dampak ekonomi sebesar Rp41 triliun, investasi ini juga diharapkan memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Indonesia sendiri telah menjadi bagian dari rencana investasi jangka panjang Microsoft senilai USD1,7 miliar untuk sektor cloud dan AI.

Baca Juga:  Elon Musk Patuhi Regulasi RI, Pengguna X Kini Dibatasi Minimal Usia 16 Tahun

Meutya menyebut bahwa investasi ini bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga berfungsi sebagai katalis pembangunan nasional dengan potensi penciptaan 60 ribu lapangan kerja hingga tahun 2028.

“Tapi juga menjadi kapalis pembangunan nasional dengan potensi penciptaan lapangan kerja sebanyak 60 ribu hingga tahun 2028,” tuturnya.

Target 1 Juta Talenta Digital

Sebagai bagian dari kemitraan strategis antara pemerintah Indonesia dan Microsoft, target pelatihan digital terhadap 1 juta orang pun terus dikejar.

Saat ini, tercatat sudah ada 840 ribu individu yang aktif menjalani pelatihan untuk memperkuat kapabilitas di bidang AI.

Meutya menekankan pentingnya langkah ini agar Indonesia memiliki SDM digital yang siap bersaing di pasar kerja global yang terus berkembang.

“Kami menyambut dan mendorong dukungan lanjutan pasca peluncuran Cloud Region ini, termasuk pengembangan lebih banyak talenta AI dan pendirian AI Center di berbagai institusi pendidikan di Indonesia,” tuturnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending