Viral
Viral! Rombongan Ormas Geber Motor saat Papasan dengan Konvoi TNI, Ini Endingnya…
Viral prajurit TNI melompat turun dari truk untuk tegur rombongan ormas yang menggeber motor.
MPN Indonesia 3 Juni 2025 - Sebuah insiden viral memperlihatkan prajurit TNI dari Yonif Mekanis 403/WP melompat turun dari truk untuk menegur rombongan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menggeber motor dengan knalpot bising.
Yonif Mekanis 403/WP sendiri merupakan satuan TNI yang markasnya berada di Jalan Kaliurang km 6,5, Kentungan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kronologi Kejadian
Peristiwa di daerah ini menjadi sorotan publik setelah terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @infokomando.official.
Ormas yang menggeber-geber motor itu diketahui merupakan ormas Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK).
“Kali ini anggota GPK berpapasan langsung dengan konvoi anggota TNI dari Yonif 403 dalam jumlah yang tidak sedikit,” tulis Instagram @infokomando.official, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (3/6).
Merasa terganggu dengan suara bising motor, sejumlah anggota TNI langsung melompat dari kendaraan dinas dan mendatangi pengendara motor.
“Dengan menggeber2 kenalpot, tindakan anggota GPK tersebut memancing reaksi anggota TNI yang ada didalam truk untuk turun dan menyekat langsung rombongan GPK yang melintas,” tulis @infokomando.official.
Lakukan Mediasi
Terkait viralnya kejadian ini, Senin (2/6) siang hingga sore telah dilakukan mediasi yang dihadiri perwakilan GPK Aliansi Tepi Barat Magelang.
Mediasi yang dilakukan di Kodim 0705/Magelang itu juga dihadiri oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Ketua DPRD Sakir, Kapolresta Magelang Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum dan Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto.
Usai mediasi, Koordinator Lapangan (Korlap) GPK Aliansi Tepi Barat Magelang Pujiyanto menyebut aksi yang menjadi sorotan itu terjadi pada Rabu (28/5).
“Sudah, sudah (sudah selesai),” kata Pujiyanto kepada wartawan di parkiran Kodim 0705/Magelang, Senin (2/6).
Senada dengan itu, Jarot Susanto mengatakan GPK telah meminta maaf atas kejadian tersebut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
