Connect with us

Berita

Cegah Kepadatan di Mina, Program Tanazul Haji Tahun Ini Ditunda

Pemerintah Arab Saudi tunda program tanazul haji 1446 H/2025 untuk menghindari kepadatan di Mina demi keselamatan jemaah Indonesia.

Logompn

Published

on

Menteri agama, nasaruddin umar
Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Gambar : Dok. Kemenag

MPN Indonesia 4 Juni 2025 - Pemerintah Arab Saudi resmi menunda pelaksanaan program tanazul dalam operasional haji tahun 1446 H/2025 M.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa keputusan ini diambil demi menghindari kepadatan di Mina dan menjaga keselamatan jemaah haji Indonesia.

Program tanazul, yang memungkinkan jemaah meninggalkan Mina lebih awal untuk kembali ke hotel, tidak akan diterapkan pada musim haji tahun ini.

“Setelah kami timbang, tanazul ini menjadi isu internasional juga. Kan rata-rata negara lain melakukan tanazul. Sedangkan jalan Mina tidak ada perkembangan perluasan. Sehingga nanti akan susah mengatur lalu lintas jemaah yang pulang dan pergi melakukan lempar jumrah,” ujar Nasaruddin Umar di Makkar pada Selasa (3/6), dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Kemenag.

Dampak Penundaan: Jemaah Tetap Mabit di Mina

Dengan penundaan ini, seluruh jemaah haji Indonesia diwajibkan untuk bermalam (mabit) di tenda-tenda Mina yang telah disediakan pemerintah Arab Saudi.

Keputusan tersebut diambil agar pergerakan jemaah selama prosesi ibadah berjalan lebih lancar dan aman.

Menteri Agama juga menjelaskan soal konsumsi dan fasilitas yang telah dipersiapkan oleh syarikah untuk jemaah selama masa mabit.

“Apabila dengan skema tanazul jemaah meninggalkan tenda dan bermalam di hotel, maka dengan penundaan tanazul ini, jemaah akan kembali ke skema awal, yaitu bermalam di tenda yang sudah disediakan untuk masing-masing jemaah. Begitu juga konsumsi. Apabila skema tanazul konsumsi dipindah diberikan di hotel, maka dengan skema mabit di Mina, konsumsi akan diberikan di Mina,” jelasnya.

Imbauan Kepatuhan Jadwal Lontar Jumrah

Menteri Agama Nasaruddin Umar juga mengimbau seluruh jemaah agar mematuhi jadwal lontar jumrah yang telah ditetapkan oleh masing-masing syarikah.

Baca Juga:  Kumpulan Doa Haji Paling Lengkap yang Wajib Diketahui Jemaah

Hal ini untuk menghindari penumpukan jemaah pada waktu tertentu yang dapat menimbulkan kemacetan.

“Insya Allah semua jemaah Indonesia akan mengikuti jam-jam lempar jumrah sesuai jadwal. Kalau jemaah negara lain mungkin akan memperebutkan waktu-waktu tertentu misalnya habis zuhur,” kata Nasaruddin Umar.

Penyesuaian Operasional Haji 2025

Penundaan program tanazul ini berlaku tanpa batas waktu dan diharapkan dapat membuat pelaksanaan ibadah haji 2025 lebih tertib dan aman.

Kebijakan ini didasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya serta kondisi jalan yang sempit dan rawan kemacetan di Mina.

Keputusan ini juga mencerminkan koordinasi yang erat antara Pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Agama untuk memastikan kelancaran operasional haji 2025.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending