Connect with us

Kriminal

Bejat! Seorang Penjual Minuman Cabuli dua Bocah Dibawah Umur

Pedagang di Lapangan Sempur, Bogor, ditangkap usai diduga cabuli dua anak. Aksi pelaku terekam CCTV dan kini ditangani unit PPA Polresta Bogor Kota.

Logompn

Published

on

Bejat! seorang penjual minuman cabuli dua bocah dibawah umur
Ilustrasi Pelecehan Seksual. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 10 Juni 2025 - Seorang pedagang minuman di kawasan Lapangan Sempur, Kota Bogor, berinisial S (50), ditangkap warga setelah melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak di bawah umur.

Kasus kriminal ini terjadi di Lebak Kantin, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, pada Minggu (8/6).

Pelaku mencabuli dua anak perempuan berusia 4 dan 7 tahun. Aksi bejat tersebut terungkap setelah korban melapor kepada orang tua mereka bahwa dirinya diperlakukan hal tidak senonoh oleh seorang pria. 

Rekaman CCTV Ungkap Identitas Pelaku

Awalnya, tidak ada bukti kuat untuk menindak pelaku. Namun, warga bersama keluarga korban memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, tepatnya di area masjid.

Rekaman tersebut memperlihatkan jelas seorang pria yang kemudian diketahui bernama Saeful atau Eful (50 tahun), tengah melakukan tindakan asusila terhadap kedua korban.

Penangkapan Pelaku oleh Warga

Setelah identitas pelaku terungkap melalui CCTV, warga segera melakukan pencarian di area sekitar Lapangan Sempur.

Seorang warga mengatakan kepada MPN Indonesia, “Usai melihat jelas tayangan CCTV, warga langsung mencari di daerah Sempur, lalu diajak ke lokasi warga.”

Pelaku akhirnya ditemukan dan sempat diamuk massa sebelum diamankan oleh aparat kepolisian.

Polisi bergerak cepat untuk mencegah situasi menjadi lebih buruk, lalu membawa pelaku ke Polresta Bogor Kota.

Proses Hukum oleh Kepolisian

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Agustinus Manurung, menyatakan bahwa kasus ini kini ditangani oleh tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bogor Kota.

“Saat ini sedang ditangani PPA Polresta,” ujar Kompol Agustinus Manurung, pada Senin (9/6).

Setelah diamankan, pelaku menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Betrand Peto Bantah Adanya Kontak Fisik dengan Wanita: Aku Pun Ga Tau Mereka Sama Sekali

Keterangan dari korban, keluarga, serta saksi-saksi di lokasi terus dikumpulkan. Rekaman CCTV menjadi alat bukti penting dalam proses hukum.

(DIM/NID/RAD)

Trending