Connect with us

Politik

Bahlil Sebut Banyak Informasi Hoaks soal Tambang di Raja Ampat

Bahlil Lahadalia menyebut banyak informasi hoaks soal aktivitas tambang di Pulau Gag, Raja Ampat.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 11t102310.616
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 11 Juni 2025 - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut banyak informasi menyesatkan yang beredar di media sosial terkait aktivitas pertambangan di Pulau Gag, Raja Ampat.

Bahlil mengklaim bahwa foto dan video yang viral tidak menggambarkan kondisi aktual di lapangan.

Sebut PT Gag Nikel Sesuai Prosedur

Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa (10/6), Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan verifikasi langsung ke lokasi tambang milik PT Gag Nikel sebelum mengambil keputusan.

Menurutnya, sebagian kawasan tambang telah direklamasi, dan kondisi laut di sekitar pulau masih terjaga kejernihannya.

“Tolong kita harus hati-hati dalam menyikapi informasi. Saya sendiri sudah ke lapangan, melihat langsung reklamasi dan kondisi laut,” ujar Bahli, dikutip MPN Indonesia dari laman Presiden RI.

Visual yang Viral Dinilai Tak Objektif

Bahlil mengkritik sejumlah gambar dan video yang beredar luas di media sosial karena dianggap menyesatkan publik.

Ia menyebut penyebaran gambar-gambar tersebut tidak objektif dan bisa menciptakan persepsi keliru tentang kebijakan pemerintah.

“Jadi sangatlah mohon maaf, tidak objektif, kalau ada gambar lain yang kurang pas,” ucap Bahlil.

“Kita harus bijak, bisa membedakan mana yang sesungguhnya, mana yang tidak benar karena kita semua ingin untuk Indonesia baik,” tegasnya.

Pernyataan ini muncul di tengah kritik luas dari masyarakat sipil dan pegiat lingkungan terhadap izin tambang di kawasan Raja Ampat, wilayah yang dikenal sebagai kawasan konservasi laut dan destinasi ekowisata global.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Bahlil Lahadalia Buka Suara soal Harga Pertamax Naik jadi Rp16.250/liter

Trending