Connect with us

Berita

Diterjang Hujan Deras, Tembok dan TPT SDN 3 Pandeglang Ambruk

Hujan deras yang melanda Kabupaten Pandeglang mengakibatkan TPT dan pagar SDN 3 Pandeglang ambruk, Rabu (2/7).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 03t141453.499
Diterjang Hujan Deras, Tembok dan TPT SDN 3 Pandeglang Ambruk | Gambar: Ig/@infokab.pandeglang

Banten, MPN Indonesia 3 Juli 2025 - Hujan deras yang melanda Kabupaten Pandeglang mengakibatkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pagar SDN 3 Pandeglang ambruk, Rabu (2/7) sekitar pukul 15.30 WIB.

Meskipun tidak ada korban jiwa, sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di pinggir jalan dekat sekolah rusak akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Sementara itu, beberapa sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi juga ikut tertimbun longsoran.

Bupati Langsung Turun Tangan

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian dari Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, yang bersama jajarannya segera turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi di tempat kejadian.

Dewi menjelaskan bahwa hujan dengan curah yang sangat tinggi menjadi penyebab utama ambruknya TPT dan pagar sekolah tersebut.

Terlebih, dari informasi pihak sekolah, diketahui bahwa bangunan TPT dan pagar SDN 3 Pandeglang sudah lama mengalami keretakan yang cukup parah.

“Ini dikarenakan selain curah hujan tinggi, juga bangunan ini sudah sangat tua. Bangunan ini sudah sangat rapuh, ketika diguyur hujan jadi ambruk,” ucap Dewi di lokasi kejadian, Rabu (2/7).

Dewi mengatakan bahwa setelah kejadian tersebut, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), polsek, camat, dan jajaran terkait langsung bergerak untuk penanganan awal.

“Atas kejadian ini, kami bersama BPBD, Polsek, camat beserta jajaran lainnya langsung melakukan gerak cepat dalam menangani kejadian ini,” katanya.

Penanganan dan Langkah Lanjutan

Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menuturkan bahwa ambruknya bangunan ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga karena kondisi bangunan yang sudah tua dan lapuk.

“Saat ini kami tengah melakukan penanganan kedaruratan. Tahap awal kita lakukan lokalisir, kemudian selanjutnya kita akan koordinasi dengan pihak Dinas PUPR Pandeglang,” ujarnya.

Baca Juga:  Viral! Sopir Taksi Online Ngamuk di Tol JORR hingga Rusak Mobil Pengemudi Lain

Langkah awal yang dilakukan adalah membersihkan puing bangunan dengan alat berat dan melakukan penahan sementara untuk mencegah terjadinya longsor susulan, mengingat tanah di lokasi cukup labil dan hujan masih turun.

Selain itu, menurut Riza, jalur di sekitar lokasi kejadian harus ditutup sementara untuk menghindari kecelakaan.

“Ya jalur ini harus ditutup sementara sebelum penanganan awal selesai dilakukan. Karena khawatir mengakibatkan terjadinya laka lantas,” jelasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending