Connect with us

Teknologi

Hati-Hati Modus Penipuan Sniffing! Bobol Rekening lewat WhatsApp

Pernahkah Anda menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal berisi file atau tautan mencurigakan? Jika iya, berhati-hatilah.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 05t135517.393
Hati-Hati Modus Penipuan Sniffing! Bobol Rekening lewat WhatsApp | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 Juli 2025 - Pernahkah Anda menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal berisi file atau tautan mencurigakan? Jika iya, berhati-hatilah.

Bisa jadi Anda sedang menjadi target kejahatan siber dengan modus sniffing, salah satu metode peretasan yang kini makin marak digunakan untuk membobol data pribadi—termasuk rekening bank.

Apa Itu Sniffing?

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Komdigi, sniffing adalah teknik peretasan yang memungkinkan pelaku mengintip dan mencuri data digital yang Anda kirimkan melalui jaringan internet.

Modus ini sangat berisiko bila Anda terkoneksi dengan WiFi publik, misalnya di kafe, bandara, atau tempat umum lainnya.

Mengerikannya lagi, sniffing kini sering dikombinasikan dengan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.

Pelaku kejahatan akan mengirimkan file berformat .APK yang disamarkan sebagai foto atau dokumen, biasanya dengan dalih sebagai kurir pengiriman paket.

Begitu korban mengklik dan menginstal file tersebut, aplikasi jahat langsung aktif di ponsel dan mulai mencuri berbagai data penting: mulai dari username dan password m-banking, informasi kartu kredit, hingga email pribadi.

Modus Sniffing yang Harus Diwaspadai

Beberapa pola umum yang sering digunakan pelaku sniffing antara lain:

  • Mengaku sebagai kurir paket yang mengirimkan file .APK
  • Mengirim gambar atau dokumen palsu yang sebenarnya adalah virus
  • Menyusup ke jaringan WiFi publik untuk mengintip data Anda

Modus seperti ini seringkali tampak meyakinkan dan tidak mencurigakan. Namun satu klik sembarangan bisa berakibat fatal.

Cara Mencegah Pembobolan M-Banking

Agar tidak menjadi korban sniffing, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan:

  • Jangan pernah klik file atau tautan dari nomor yang tidak dikenal
  • Unduh aplikasi hanya dari toko resmi, seperti Play Store atau App Store
  • Aktifkan notifikasi transaksi dari aplikasi m-banking Anda
  • Rutin mengecek mutasi rekening
  • Ganti password m-banking dan email secara berkala
  • Hindari menggunakan WiFi publik untuk transaksi keuangan
Baca Juga:  Kejagung Sita Uang Tunai Rp1,3 Triliun Buntut Korupsi CPO

Sudah Terlanjur Klik? Ini Langkah Daruratnya

Jika Anda tidak sengaja mengklik file mencurigakan, jangan panik, tapi segera ambil tindakan:

  1. Matikan koneksi internet atau aktifkan mode pesawat
  2. Segera hapus aplikasi asing yang terinstal tanpa izin Anda
  3. Bersihkan cache dan data di pengaturan ponsel
  4. Ganti semua password penting, mulai dari email hingga m-banking
  5. Jika perlu, lakukan reset pabrik (factory reset) agar ponsel bersih total dari ancaman

Di era digital ini, keamanan bukan hanya tanggung jawab sistem, tapi juga kesadaran pengguna.

Satu klik ceroboh bisa menjadi awal dari kerugian besar. Oleh sebab itu, selalu waspada dan berpikir dua kali sebelum membuka pesan dari pihak yang tidak dikenal.

Jika Anda merasa menjadi korban sniffing atau kejahatan digital lainnya, segera laporkan ke call center bank Anda atau pihak berwenang agar penanganan bisa dilakukan secepatnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending