Connect with us

Berita

Kemudahan Akses Internet Picu Lonjakan Kasus Judi Online, termasuk di Kalangan Pejabat

Kasus pejabat desa terjerat judi online meningkat. Psikolog sebut lemahnya kontrol sosial dan literasi digital jadi faktor pemicu utama.

Logompn

Published

on

Akses internet makin lancar, pejabat desa makin gampang main judi online
Ilustrasi Seseorang Main Judi Online. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 10 Juli 2025 - Kemajuan teknologi dan perluasan akses internet di wilayah pedesaan memicu lonjakan kasus judi online, termasuk di kalangan pejabat desa.

Kemudahan akses digital tanpa diimbangi literasi dan pengawasan yang memadai membuat sejumlah perangkat desa terjerumus dalam praktik ilegal ini.

Psikolog klinis A. Kasandra Putranto, M.Psi, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memudahkan siapa saja untuk terhubung dengan situs judi daring, termasuk pejabat desa.

“(Menurut Johnson, 2019) Dengan kemajuan teknologi dan ketersediaan internet, judi online menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja, termasuk pejabat desa,” ujar Kasandra saat dihubungi MPN Indonesia, pada Senin (7/7). 

Judi Online Jadi Kebiasaan Tersembunyi

Kasandra menyebut bahwa beberapa pelaku bahkan tidak menyadari bahwa perilaku mereka telah menjadi adiktif. Kegiatan tersebut dilakukan secara diam-diam dan berulang.

Motif ekonomi menjadi faktor pendorong utama. Tekanan keuangan mendorong sebagian pejabat desa mencari jalan pintas, dan judi online kerap dianggap solusi cepat untuk mendapatkan uang.

“(Menurut Smith, 2020) Kebutuhan finansial yang mendesak dapat membuat individu mencari cara cepat untuk mendapatkan uang, dan judi online sering kali dianggap sebagai solusi instan,” tambah Kasandra.

Faktor Penyebab Pejabat Desa Terjerat Judi Online

Kasandra merinci sejumlah faktor yang mendorong pejabat desa terlibat dalam kasus judi online, antara lain:

1. Tekanan Ekonomi

Beban keuangan yang tinggi membuat beberapa pejabat desa mencari penghasilan tambahan melalui cara instan.

2. Akses Internet yang Semakin Luas

Peningkatan infrastruktur jaringan di pedesaan membuat situs judi online mudah diakses melalui perangkat pribadi.

Baca Juga:  Yai Mim Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pornografi

3. Minimnya Literasi Digital dan Pengawasan

Kurangnya pemahaman terhadap risiko judi online serta lemahnya pengawasan di lingkungan kerja menjadi celah penyalahgunaan teknologi.

(AKM/NID/RAD)

Trending