Connect with us

Berita

Kloter Terakhir Jemaah Haji RI Telah Terbang ke Tanah Air

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia 2025 resmi berakhir pada 10 Juli. Kloter terakhir diberangkatkan dari Madinah menuju Tanah Air.

Logompn

Published

on

Kloter terakhir jemaah haji ri telah terbang ke tanah air
Kloter Terakhir Jemaah Haji RI Telah Terbang ke Tanah Air. Gambar : Dok. Humas Kementerian Agama

MPN Indonesia 12 Juli 2025 - Proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 1446 H/2025 M resmi berakhir dengan keberangkatan kloter terakhir, Kelompok Terbang 28 Debarkasi Kertajati (KJT28), dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada Kamis malam (10/7).

Kloter ini mengangkut 413 jemaah haji yang sebagian besar berasal dari Kabupaten Majalengka dan Kota Cimahi.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses kepulangan jemaah sejak 11 Juni hingga 10 Juli.

“Hari ini kami melepas kloter terakhir dari Madinah. Alhamdulillah, secara umum proses pemulangan jemaah haji berjalan dengan lancar,” ujarnya di Madinah, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kementerian Agama, Sabtu (12/7).

Pelepasan kloter terakhir juga dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri M. Zain, Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad, serta petugas PPIH Daker Madinah dan Daker Bandara.

Muchlis menambahkan bahwa seluruh jemaah telah kembali ke Tanah Air, kecuali mereka yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi.

Rincian Pemulangan Jemaah dan Layanan yang Diberikan

Pemulangan jemaah terbagi dalam dua gelombang:

  • Gelombang pertama: 11–25 Juni melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah
  • Gelombang kedua: 26 Juni–10 Juli melalui Bandara AMAA Madinah

Total jemaah yang pulang melalui Jeddah berjumlah 101.339 orang dalam 260 kloter, sedangkan dari Madinah sebanyak 101.274 orang.

Pada hari terakhir, delapan kloter diberangkatkan ke Indonesia dengan total 2.909 jemaah. KJT28 lepas landas pukul 23.27 Waktu Arab Saudi (WAS), lebih awal dari jadwal semula.

Baca Juga:  Dirjen PHU Tegaskan Safari Wukuf Tak Dipungut Biaya

Kepala Daker Madinah, M Lutfi Makki, mengatakan bahwa jemaah KJT28 diberangkatkan dari hotel sekitar pukul 18.00 WAS.

Ia juga menyampaikan bahwa masih ada 46 jemaah yang dirawat di berbagai rumah sakit di Arab Saudi, yaitu 29 di Madinah, 10 di Makkah, 6 di Jeddah, dan 1 di Riyadh.

Sementara itu, Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, menyebut terdapat 52 jemaah yang pulang tidak bersama kloternya (tanazul) karena alasan kesehatan atau penugasan.

Setelah pemulangan jemaah selesai, fokus selanjutnya adalah memulangkan para petugas haji pada 13 Juli.

Evaluasi dan Jumlah Jemaah Wafat

Muchlis menilai pelaksanaan haji 2025 telah berjalan baik dari aspek layanan, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, dan bimbingan ibadah.

“Alhamdulillah, secara umum jemaah puas atas layanan yang diberikan. Ada dinamika dalam penyelenggaraan, tapi kita bersyukur semua bisa diatasi dan diselesaikan,” katanya.

Data resmi menunjukkan 446 jemaah wafat selama pelaksanaan haji, terdiri dari 434 jemaah reguler dan 12 jemaah haji khusus.

“Kita doakan mereka diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt,” ucap Muchlis.

Jumlah Total Jemaah yang Berangkat ke Arab Saudi

Selama fase kedatangan, sebanyak 203.249 jemaah tiba di Arab Saudi dalam 525 kloter.

Rinciannya, 103.806 orang melalui Madinah dalam 266 kloter, dan 99.343 orang melalui Jeddah.

Angka ini mencakup seluruh jemaah reguler dan khusus yang berangkat pada penyelenggaraan haji 2025.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending