Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi Janji Beri Santunan Rp150 Juta untuk Keluarga Korban yang Meninggal di Pernikahan Anaknya

Dedi Mulyadi sampaikan permohonan maaf dan beri santunan Rp150 juta untuk korban yang meninggal dalam acara syukuran pernikahan anaknya.

Logompn

Published

on

Dedi mulyadi janji beri santunan rp150 juta untuk keluarga korban yang meninggal di pernikahan anaknya
Dedi Mulyadi Janji Beri Santunan Rp150 Juta untuk Keluarga Korban yang Meninggal di Pernikahan Anaknya | Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@dedimulyadi71

Jawa Barat, MPN Indonesia 19 Juli 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan komitmen untuk memberikan santunan sebesar Rp150 juta kepada masing-masing keluarga korban yang meninggal dalam acara syukuran pernikahan putranya, Maula Akbar, dengan Putri Karlina, yang digelar di Garut pada Jumat (18/7).

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat kepadatan pengunjung yang berdesakan dalam acara yang dibuka untuk umum tersebut.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun Instagram @dedimulyadi71 yang diunggah pada Jumat (18/7), Dedi Mulyadi menyatakan duka mendalam dan permintaan maaf atas tragedi tersebut.

“Saya menyampaikan ucapan duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ini menjadi luka yang tidak bisa kami abaikan,” ujarnya dikutip MPN Indonesia, Sabtu (19/7).

Lebih lanjut, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas insiden tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan kesediaannya untuk menanggung masa depan keluarga korban, termasuk pembiayaan pendidikan anak-anak korban hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Saya bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarganya, pendidikan anak-anaknya sampai perguruan tinggi,” tegasnya.

Anggota Bhabinkamtibmas jadi Salah Satu Korban

Peristiwa terjadi saat ribuan warga menghadiri acara syukuran pernikahan yang digelar secara terbuka untuk umum di Garut, Jawa Barat. Kepadatan massa yang tidak terkendali menyebabkan desakan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Korban meninggal dunia dalam insiden tersebut berjumlah tiga orang, salah satunya adalah seorang anggota polisi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa salah satu korban adalah Bripka Cecep, anggota Bhabinkamtibmas, yang diduga kelelahan usai mengevakuasi warga dari kerumunan.

Baca Juga:  Tuai Kontroversi, Donald Trump Unggah Gambar AI Dirinya Sebagai Paus jelang Konklaf

“Ketika sedang duduk istirahat, Bripka Cecep tiba-tiba pingsan. Beliau dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat dibawa ke rumah sakit,” ungkap Kombes Hendra kepada wartawan.

Dedi Mulyadi Beri Uang Duka Rp150 juta ke Keluarga Korban

Dalam video yang sama, Dedi Mulyadi mengungkapkan komitmen untuk membiayai kehidupan para keluarga yang ditinggalkan.

Ia juga akan memberi uang duka sebesar Rp150 juta untuk masing-masing keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral dari pihak keluarga mempelai.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami menyampaikan uang duka kepada setiap keluarga masing-masing Rp150 juta. Ini adalah bentuk empati kami atas nama kedua mempelai,” kata Dedi.

Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan bahwa santunan tersebut bukan hanya sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai simbol kepedulian atas tragedi yang terjadi.

“Kami serahkan santunan masing-masing Rp150 juta sebagai bentuk duka dan tanggung jawab dari pihak keluarga,” lanjutnya dalam video.

Selain memberikan bantuan, tokoh dan figur publik tersebut juga menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat atas insiden yang terjadi.

Ia menegaskan bahwa pihak keluarga Maula dan Putri turut memikul tanggung jawab atas seluruh peristiwa tersebut.

“Kami atas nama Maula dan Putri menyatakan bertanggung jawab terhadap seluruh peristiwa tersebut. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending