Connect with us

Viral

Gus Miftah Beri Hadiah ke Guru Madin yang Didenda Rp25 Juta: Motor Baru, Umrah, hingga Uang Pengganti

Guru Madin di Demak yang sebelumnya didenda Rp25 juta oleh orang tua murid, mendapat perhatian dari Gus Miftah.

Logompn

Published

on

Gus Miftah Beri Hadiah ke Guru Madin yang Didenda Rp25 Juta: Motor Baru, Umrah, hingga Uang Pengganti
Gus Miftah Beri Hadiah ke Guru Madin yang Didenda Rp25 Juta: Motor Baru, Umrah, hingga Uang Pengganti | Gambar: Ig/@pengajiangusmiftah

Jawa Tengah, MPN Indonesia 21 Juli 2025 - Seorang guru Madrasah Diniyah (Madin) Roudhotul Mualimin di Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, Ahmad Zuhdi, yang sebelumnya didenda Rp25 juta oleh orang tua murid, mendapat perhatian dari Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.

Pada Sabtu (19/7), Gus Miftah bersama istrinya mengunjungi rumah Zuhdi di Desa Cangkring B dan memberikan sejumlah bantuan sebagai bentuk dukungan.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Miftah memberikan bantuan berupa uang tunai Rp25 juta sebagai pengganti denda yang dikeluarkan Ahmad Zuhdi, satu unit sepeda motor, dan paket perjalanan umrah untuk Ahmad Zuhdi serta istrinya.

“Tanda cinta Gus Miftah untuk guru ngaji di Demak,” tulis akun Instagram @pengajiangusmiftah yang berkolaborasi dengan Instagram resmi Gus Miftah,@gusmiftah.

Ahmad Zuhdi Terima Gaji Rp450 Ribu per Empat Bulan

Kasus yang menimpa Ahmad Zuhdi bermula saat ia menampar seorang murid yang melemparkan sandal ke arahnya.

Kejadian ini kemudian membuat orang tua murid menuntut ganti rugi sebesar Rp25 juta.

Setelah proses mediasi, nominal denda akhirnya diturunkan menjadi Rp12,5 juta, namun Gus Miftah tetap memberikan Rp25 juta seperti yang telah diniatkannya.

Zuhdi, yang mengajar dengan upah sangat minim, harus menempuh jarak sekitar 8 kilometer untuk menuju tempat mengajar. Gaji yang diterimanya sebesar Rp450.000 per empat bulan.

Kondisi ini mendorong Gus Miftah untuk turut membantu dengan mengganti kendaraan yang digunakan Zuhdi.

“Saya dengar tadi dari Pak Kyai Zuhdi, harus berangkat 8 kilometer. Maka izinkan tadi saya di jalan perjalanan ke sini beli motor untuk Pak Zuhdi,” ujar Gus Miftah.

Gus Miftah juga menegaskan bahwa kunjungannya tersebut tidak memiliki motif lain selain bentuk kepedulian.

Ia mengaku terenyuh karena memiliki latar belakang keluarga yang juga berkecimpung dalam pendidikan diniyah.

Baca Juga:  Demi Konten Jedag-jedug, BMW di Malang Pakai Nopol N-3-NEN Berujung Ditilang

“Saya silaturahmi tidak ada kepentingan apa pun, karena saya merasa bapak saya guru Diniyah,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

(AKM/NID/RAD)

Trending