Connect with us

Peristiwa

Fenomena Langka! Gerhana Matahari 2027 akan Gelapkan Dunia Selama 6 Menit

Gerhana matahari total diperkirakan terjadi pada 2 Agustus 2027 yang menyebabkan sebagian wilayah di bumi mengalami kegelapan.

Logompn

Published

on

Fenomena langka! gerhana matahari 2027 akan gelapkan dunia selama 6 menit
Gerhana Matahari 2027 Akan Gelapkan Dunia Selama 6 Menit | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 23 Juli 2025 - Pada 2 Agustus 2027, dunia akan menyaksikan salah satu fenomena alam paling langka abad ini berupa gerhana matahari total yang akan menyebabkan sebagian wilayah bumi mengalami kegelapan selama 6 menit 23 detik.

Peristiwa ini akan melintasi beberapa benua dan negara, termasuk sebagian wilayah Eropa, Afrika Utara, dan Timur Tengah, menjadikannya sebagai salah satu gerhana terpanjang dalam sejarah.

Apa yang Terjadi saat Gerhana Matahari?

Gerhana matahari total terjadi ketika bulan sepenuhnya menutupi matahari dan menjadikan langit gelap seperti malam meski terjadi pada siang hari.

Fase totalitas pada gerhana kali ini berlangsung lebih lama dibandingkan kebanyakan gerhana total lainnya, yang umumnya tidak lebih dari tiga menit.

Gerhana matahari total 2027 ini merupakan bagian dari siklus Saros 136, yang dikenal dengan kejadian gerhana berdurasi panjang dan spektakuler.

Durasi gerhana ini menjadikannya sebagai fenomena astronomi terpanjang yang dapat diamati dari daratan antara tahun 1991 hingga 2114.

Keistimewaan gerhana ini disebabkan oleh dua faktor astronomi yang terjadi secara bersamaan.

Pada saat itu, bumi akan berada di titik aphelion, titik terjauh dari matahari, sehingga ukuran matahari tampak lebih kecil. Sementara itu, bulan akan berada di titik perigee, titik terdekatnya dengan bumi, menjadikannya tampak lebih besar.

Kombinasi dari kondisi ini menghasilkan durasi gerhana yang luar biasa panjang.

Wilayah yang Akan Dilintasi Gerhana Matahari 2027

Gerhana matahari total yang terjadi pada 2 Agustus 2027 mendatang akan memulai jalurnya di atas Samudra Atlantik sebelum bergerak ke timur melintasi berbagai wilayah.

Bayangan gerhana dengan lebar sekitar 258 km akan melewati beberapa wilayah berikut:

  • Spanyol bagian selatan
  • Gibraltar
  • Maroko
  • Aljazair
  • Tunisia
  • Libya
  • Mesir
  • Laut Merah
  • Arab Saudi
  • Yaman
  • Somalia
Baca Juga:  Viral! Lava Gunung Sundhnúkagígar Menyatu dengan Salju, Ini Penjelasannya

Di Mesir, kota Luxor diperkirakan akan mengalami fase totalitas terlama dengan durasi lebih dari enam menit.

Kondisi cuaca yang kering dan cerah di wilayah seperti Libya dan Mesir pada bulan Agustus memberikan peluang besar bagi pengamat untuk menyaksikan fenomena ini secara optimal.

Fenomena alam ini menjadi perhatian besar tidak hanya bagi para astronom, tetapi juga bagi peneliti cuaca antariksa. Momen seperti ini dianggap langka dan hanya terjadi sekali dalam seratus tahun terakhir, sehingga menjadi peluang penting bagi penelitian ilmiah.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending