Viral
Remaja di Jaksel Ungkap Alasan Ikut Tawuran Bersenjata: Gak Ada Uang, Gabut Aja
Sembilan remaja ditangkap Polsek Pesanggrahan karena terlibat tawuran bersenjata di Jalan Palem, Petukangan Utara, Minggu dini hari (20/7).
MPN Indonesia 25 Juli 2025 - Sebanyak sembilan remaja ditangkap Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, karena terlibat aksi tawuran bersenjata yang terjadi di Jalan Palem, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Minggu dini hari (20/7) sekitar pukul 01.30 WIB.
Dari sembilan pelaku, dua orang berstatus dewasa, sementara tujuh lainnya masih berusia di bawah umur.
Saat konferensi pers yang digelar di Polsek Pesanggrahan pada Rabu (23/7), salah satu pelaku mengaku mengikuti aksi tawuran hanya karena merasa tidak memiliki kegiatan alias gabut.
“Ikut karena mendesak, gak ada uang, gabut aja,” kata salah satu pelaku AJ.
Kronologi Tawuran Pecah
Kepala Polsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, mengungkapkan kronologi kejadian dimulai saat pelaku berinisial J datang ke rumah neneknya, A, di Petukangan.
Di lokasi, J bertemu dengan beberapa rekan lainnya, termasuk N yang menyampaikan bahwa akun Instagram-nya mendapat tantangan tawuran dari kelompok lain, yakni anak-anak Palem.
Kelompok ini kemudian mengatur pertemuan dan menyiapkan senjata tajam berbagai jenis serta stik golf untuk digunakan dalam tawuran.
Para pelaku mendatangi lokasi menggunakan sepeda motor dan disambut oleh kelompok lawan yang juga telah mempersiapkan diri dengan senjata.
Ditangkap Selasa Malam
Setelah tawuran terjadi, seluruh pelaku kembali ke titik kumpul semula. Polisi kemudian melakukan penangkapan pada Selasa malam (22/7).
Dari penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan alat lainnya yang digunakan dalam bentrokan tersebut.
“Pelaku MNA admin akun tawuran Instagram, MZ membawa senjata tajam, MEA joki sepeda motor, MAS joki sepeda motor, VHO joki sepeda motor, AJ membawa senjata tajam, FAG joki sepeda motor, JA membawa senjata tajam, dan AS memvideokan tawuran,” jelas Seala.
Akun Instagram @biangkerok69JKT diketahui menjadi pusat koordinasi aksi tawuran ini. Adminnya, MNA (14), mengaku telah mengelola akun tersebut sejak dua tahun lalu.
“Bikin akunnya dua tahun yang lalu, berawal dari (kelompok) Palem yang nantang duluan,” ujarnya.
Sebagai bentuk tindakan tegas, Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Selatan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik pelajar yang terlibat dalam kasus tawuran tersebut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
