Connect with us

Berita

Threesome Berujung Maut, Pria di Pati Tewas Dibunuh dan Dibuang ke Jurang

Seorang pria bernama Kukuh (34) ditemukan tewas dalam kondisi telanjang dan terikat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Logompn

Published

on

Threesome berujung maut, pria di pati tewas dibunuh dan dibuang ke jurang
Threesome Berujung Maut, Pria di Pati Tewas Dibunuh dan Dibuang ke Jurang | Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Tengah, MPN Indonesia 1 Agustus 2025 - Seorang pria bernama Kukuh (34) ditemukan tewas dalam kondisi telanjang dan terikat di jurang kawasan Jalan Purwokerto–Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Korban dibunuh oleh Adi Wibisono alias AW (34), yang merupakan kerabatnya sendiri, pada 20 Juli lalu. Jasadnya baru ditemukan enam hari berselang.

Kasus ini bermula dari hubungan seksual bertiga (threesome) antara pelaku, korban, dan istri pelaku.

Pelaku ditangkap oleh aparat kepolisian pada 26 Juli di rumah orang tuanya di Desa Beketel.

Pelaku Minta Istrinya Threesome

Kapolresta Pati, Kombes Jaka Wahyudi mengatakan Adi mengidap kelainan seksual sejak Mei 2025.

Saat itu Adi mengajak istrinya untuk melakukan hubungan seksual bertiga dengan perempuan lain. Namun permintaan itu ditolak oleh sang istri.

Istri Adi kemudian mengusulkan agar hubungan dilakukan dengan melibatkan pria lain.

“Jadi dua laki-laki dan satu perempuan istrinya tersangka ini,” kata Jaka kepada wartawan di Polresta Pati, Rabu (30/7).

Korban Dipilih Pelaku

Usai permintaan istrinya itu, Adi kemudian memilih Kukuh untuk melakukan hubungan seks bersama istrinya.

Adi memilih kukuh karena merasa dekat dan memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.

“Yang memilih korban saya sendiri karena sudah dekat saja, tidak ada alasan lain,” kata Adi.

Hubungan seksual bertiga tersebut terjadi dua kali, pada Mei 2025 dan Juni 2025.

Korban dan Istri Pelaku Ketahuan Berhubungan Seks

Selang beberapa hari usai melakukan hubungan itu, Adi merantau ke Jakarta sebagai kuli bangunan. Ia kembali ke Pati pada 17 Juli.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Hentikan Dua Penyelidikan Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

Saat di rumah, Adi memeriksa ponsel istrinya dan menemukan foto-foto yang menunjukkan istrinya bersama korban di sebuah kamar hotel.

Ketika ditanya, sang istri mengakui telah melakukan hubungan seksual dengan Kukuh sebanyak satu kali. Hal ini memicu kemarahan Adi.

“Tersangka menemukan foto istrinya dengan korban di salah satu kamar hotel. Setelah ditanya tersangka, istri mengakui melakukan hubungan badan dengan korban sebanyak satu kali,” terang Jaka.

Pelaku Bunuh Korban saat Mabuk Bersama

Pada 19 Juli sekitar pukul 20.00 WIB, Adi mengundang Kukuh untuk minum minuman keras di rumahnya.

Dalam kondisi mabuk, terjadi pertengkaran antara keduanya. Adi kemudian membawa Kukuh ke belakang rumah.

Di lokasi tersebut, Adi memukul kepala Kukuh dengan batu hingga Kukuh meninggal dunia.

Panik mengetahui Kukuh tewas, Adi pun mengikat jenazah korban dan memasukannya ke dalam karung sebelum dibuang ke jurang.

“Mayatnya sempat di belakang rumah. Buangnya jam 3 itu baru dibuang. Karena kita takut dan gugup,” kata Adi.

Polisi mengatakan jenazah Kukuh ditelanjangi terlebih dulu sebelum dimasukkan ke karung.

“Kemudian mayat korban dibawa tersangka dengan menggunakan sepeda motor miliki tersangka. Dengan jarak 2 kilometer mayat korban dibuang ke jurang dengan kedalaman 30 meter,” jelas Jaka.

(AKM/NID/RAD)

Trending