Connect with us

Internasional

Iran Minta AS Berhenti Luncarkan Serangan sebagai Syarat Perundingan Nuklir

AS diminta pemerintah Iran untuk memberi jaminan tidak akan melancarkan serangan terhadap Iran lagi sebagai syarat utama kelanjutan perundingan nuklir.

Logompn

Published

on

Syarat perundingan nuklir, as jamin tak serang iran lagi
Syarat Perundingan Nuklir, AS Jamin Tak Serang Iran Lagi | Gambar: Anadolu Ajansı

MPN Indonesia 2 Agustus 2025 - Amerika Serikat (AS) diminta oleh pemerintah Iran untuk memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan lagi melancarkan serangan terhadap Iran sebagai syarat utama kelanjutan perundingan nuklir antara kedua negara.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi yang menegaskan bahwa perundingan tidak akan berlanjut apabila tidak ada komitmen konkret dari pihak AS.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Iran menolak melanjutkan proses diplomatik dengan pendekatan bisnis seperti biasa tanpa jaminan perlindungan dari serangan militer.

Araghchi juga menambahkan bahwa Amerika Serikat harus memberikan kompensasi kepada Teheran atas kerusakan yang disebabkan oleh serangan yang terjadi baru-baru ini.

“Mereka harus menjelaskan mengapa mereka menyerang kami di tengah negosiasi, dan mereka harus memastikan bahwa mereka tidak akan mengulanginya (selama perundingan di masa mendatang),” kata Araghchi dalam wawancara bersama Financial Times, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (2/8).

Pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran dan Situasi Perundingan

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada Selasa (29/7) menyatakan bahwa program nuklir Iran hanya dijadikan dalih oleh Amerika Serikat untuk menargetkan negaranya.

“Semua pembicaraan mereka tentang isu nuklir, pengayaan (uranium), hak asasi manusia, dan hal-hal semacam itu hanyalah dalih. Yang membuat mereka kesal adalah kenyataan bahwa Republik Islam mampu menghasilkan ide-ide baru di berbagai bidang sains dan pengetahuan – baik di bidang humaniora, ilmu teknik, maupun ilmu agama,” katanya.

Perundingan antara Iran dan AS mengenai program nuklir telah berlangsung sebanyak lima putaran, dengan Oman bertindak sebagai mediator.

Putaran keenam yang semestinya berlangsung pada 15 Juni dibatalkan setelah terjadi serangan Israel terhadap Iran serta pengeboman oleh AS terhadap salah satu situs nuklir di Iran.

Baca Juga:  Selat Hormuz Kembali Ditutup usai Israel Serang Lebanon meski Sepakat Gencatan Senjata

Meski demikian, para pejabat Iran tetap menolak tuduhan bahwa mereka secara diam-diam mengembangkan senjata nuklir.

Mereka menekankan kesiapan Teheran untuk kembali ke meja perundingan dengan Washington tanpa adanya prasyarat tambahan, asalkan permintaan dasar mereka terkait keamanan dan kompensasi terpenuhi.

(ADN/NID/RAD)

Trending