Connect with us

Viral

Siswi SMK Acungkan Jari Tengah ke Muka Guru, Sekolah Ambil Tindakan Tegas

Peristiwa tak terpuji terjadi di SMKN 1 Gowa, Sulawesi Selatan, saat seorang siswi mengacungkan jari tengah ke guru di ruang kelas.

Logompn

Published

on

siswi smk acungkan jari tengah ke muka guru, orang tua nangis minta maaf
Siswi SMK Acungkan Jari Tengah ke Muka Guru, Sekolah Ambil Tindakan Tegas | Gambar: Ig/@gowa_iinfo

Sulawesi Selatan, MPN Indonesia 4 Agustus 2025 - Peristiwa tak terpuji terjadi di SMKN 1 Gowa, Sulawesi Selatan, saat seorang siswi mengacungkan jari tengah ke guru di ruang kelas.

Dilihat MPN Indonesia dari Instagram @gowa_iinfo, terlihat seorang siswi berulang kali mengacungkan jari tengah ke wajah guru tersebut.

Peristiwa ini direkam oleh siswi lain dan disebarkan ke media sosial hingga menjadi viral.

Sementara itu, sang guru yang menjadi sasaran perlakuan tersebut hanya diam dengan tangan dilipat di atas meja.

Diketahui, siswi yang mengacungkan jari tengah berinisial R, sementara siswi yang merekam dan menyebarkan video berinisial N.

Penjelasan Kepsek soal Awal Mula Kejadian

Kepala SMKN 1 Gowa, Muchlis Jufri, menjelaskan bahwa tindakan R dilakukan secara sengaja dan tidak spontan.

“Tindakan ini bukan spontan. Saat guru masuk dan mengabsen, R sudah bersiap dari tempat duduk. Temannya sempat melarang, tapi dia tetap naik ke depan dan mengacungkan jari tengah,” kata Muchlis, Sabtu (2/8).

Muchlis menyebut kejadian bermula dari kesalahan guru dalam mengirim emoji melalui grup WhatsApp saat memberikan tugas.

Guru tersebut, yang bernama Mansur, bermaksud mengirim emoji jempol, namun yang terkirim justru emoji jari tengah.

R kemudian menanyakan hal tersebut secara langsung di dalam kelas sambil mempraktikkan emoji itu ke wajah guru.

R mengacungkan jari tengahnya saat Muchlis sedang mengabsen kehadiran siswa di kelas itu.

Pelaku Minta Maaf

Setelah video viral dan menjadi sorotan publik, kedua siswi menyampaikan permintaan maaf terbuka di hadapan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah.

“Saya selaku siswi yang viral di media sosial yang telah menghina guruku dengan menggunakan jari tengah, dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada guruku tersebut,” kata R dalam video permintaan maafnya di sekolah.

Baca Juga:  Update Data Korban Ponpes Al Khoziny, 103 Selamat 10 Meninggal Dunia

R juga meminta maaf kepada pihak sekolah, netizen, dan alumni SMKN 1 Gowa. Ia mengaku siap menerima sanksi apa pun, termasuk dikeluarkan dari sekolah.

“Saya siap dikeluarkan dari sekolah ini untuk menanggung apa yang telah saya lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, N, siswi yang merekam dan menyebarkan video, turut menyampaikan permintaan maaf.

“Saya pelaku yang merekam dan menyebarkan video siswi yang viral di media sosial, yang telah menghina guruku dengan mengacungkan jari tengah, juga dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada guruku tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk dikeluarkan dari sekolah.

Diberhentikan dari Sekolah

Pihak sekolah menindak tegas kedua siswi tersebut. Muchlis menegaskan bahwa keputusan pemberhentian sudah final.

“Kami sudah mengambil keputusan tegas dengan mengeluarkan dua siswi tersebut,” kata Muchlis.

Keputusan ini diambil setelah koordinasi antara pihak sekolah, komite, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa.

Sekolah juga rutin melakukan pembinaan karakter setiap Jumat melalui kegiatan literasi Al-Qur’an sesuai instruksi Gubernur Sulsel sebagai upaya pencegahan kasus serupa.

Pihak sekolah mengimbau siswa lain untuk menghapus video dari ponsel masing-masing guna menghindari penyebaran lebih lanjut.

“Video ini kami jadikan bahan pembelajaran agar tidak ditiru,” tegas Muchlis.

(AKM/NID/RAD)

Trending