Connect with us

Politik

Bupati Pati Minta Maaf usai Tantang 50 Ribu Warga Demo: Saya Tidak Menantang Rakyat

Bupati Pati, Sudewo, menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang dinilai menantang warga untuk menggelar demonstrasi.

Logompn

Published

on

Bupati pati minta maaf usai tantang 50 ribu warga demo saya tidak menantang rakyat
Bupati Pati Minta Maaf usai Tantang 50 Ribu Warga Demo: Saya Tidak Menantang Rakyat | Gambar: Humas Pati

Jawa Tengah, MPN Indonesia 8 Agustus 2025 - Bupati Pati, Sudewo, menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya yang dinilai menantang warga untuk menggelar demonstrasi menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Sudewo menegaskan tidak bermaksud menantang rakyat. Permintaan maaf itu disampaikan setelah video pernyataannya viral di media sosial.

“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya, 5.000 silakan, 50 ribu massa silakan. Saya tidak menantang rakyat. Sama sekali tidak ada maksud menantang rakyat, mosok rakyat saya tantang,” ujar Sudewo, dilihat MPN Indonesia dari Instagram resmi Humas Pemkab Pati, @humaspati, Jumat (8/8).

Menurut Sudewo, pernyataannya itu dimaksudkan untuk mengimbau warga agar melakukan demo dengan damai dan murni bentuk aspirasi, tidak ditunggangi.

“Saya hanya ingin menyampaikan supaya demo tersebut berjalan lancar dan betul-betul murni berdasarkan aspirasi,” sambungnya.

Minta Maaf soal Penyitaan Donasi untuk Demo

Permintaan maaf Sudewo juga terkait insiden penertiban oleh Satpol PP terhadap barang donasi dari aliansi Masyarakat Pati Bersatu.

Donasi berupa air mineral, beras, mi instan, dan minyak goreng itu dipersiapkan untuk mendukung aksi massa.

Barang-barang tersebut sempat diangkut petugas dengan alasan mengganggu fasilitas umum dan persiapan acara Kirab Hari Jadi Pati serta peringatan 17 Agustus, namun kemudian dikembalikan setelah mendapat protes warga.

Pernyataan Kontroversi Sudewo

Sebelumnya viral pernyataan Sudewo yang mengatakan tak gentar jika ada 5.000 hingga 50.000 warga menggelar aksi massa menolak kenaikan PBB-P2 sebesar 250%.

Kebijakan pajak ini diumumkan Bupati Pati, Sudewo, usai rapat intensifikasi PBB-P2 bersama camat dan anggota Pasopati di Kantor Bupati Pati pada Mei lalu.

Baca Juga:  Viral Video, Menteri Keuangan Nepal Dipukuli Demonstran, Sempat Lari ke Sungai

“Saya tunggu, silakan lakukan. Jangankan hanya lima ribu orang, 50 ribu orang aja suruh kerahkan. Saya tidak akan gentar, saya tidak akan merubah keputusan,” kata Sudewo, dilihat MPN Indonesia dari X @yaniarsim.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending