Connect with us

Berita

Buruh Pabrik Minyak Kelapa Sawit di Cilegon Tewas Terjebak di Tangki Metanol

Seorang pekerja pabrik sawit di Cilegon meninggal setelah terjebak dalam tangki metanol. Berikut kronologi lengkap dan proses evakuasinya.

Logompn

Published

on

Buruh pabrik minyak kelapa sawit di cilegon tewas terjebak di tangki metanol
Ilustrasi area pabrik minyak kelapa sawit di Cilegon dengan tangki metanol yang diberi garis pengaman dan diawasi petugas ber-APD. Gambar : Ilustrasi AI By MPN Indonesia/Nida

Banten, MPN Indonesia 13 Agustus 2025 - Seorang pekerja pabrik minyak kelapa sawit di kawasan Ciwandan, Cilegon, Banten, meninggal dunia setelah terjebak di dalam tangki metanol pada Minggu (10/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

Insiden terjadi saat perusahaan memindahkan metanol dari satu tangki ke tangki lainnya secara manual.

Kronologi Kejadian

Menurut Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Rahmatullah, proses pemindahan dilakukan dari tangki nomor 30 ke tangki nomor 29.

Meski telah dilakukan secara maksimal, masih terdapat sisa metanol di dasar tangki.

“Kronologinya memang ada kegiatan pemindahan bahan metanol dari tangki 30 ke tangki 29 dari 40 sekian tangki. Sudah maksimum, namun tidak habis atau masih ada sisa. Sisa ini dikeluarkan secara manual tapi ternyata selang tidak mencapai titik kedalaman. Akhirnya, masuklah korban untuk memastikan selang ini sampai dasar,” ujar Rahmatullah kepada wartawan pada Selasa (12/8).

Saat berada di dalam tangki, korban kesulitan keluar dan langsung pingsan. Dugaan awal, korban kehilangan kesadaran akibat paparan uap metanol yang berlebihan.

“Namun, pada saat selang itu ke dalam, ternyata korban tidak bisa keluar dan langsung kondisi pingsan, informasi dari temannya. Kondisi korban terpapar sehingga korban kehabisan energi dan jatuh pingsan,” lanjut Rahmatullah.

Upaya Penyelamatan dan Evakuasi

Rekan korban yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan, namun gagal karena ikut terpapar uap metanol.

“Teman korban sempat menolong, namun tidak bisa karena kondisinya memang sudah terpapar semua. Jadi sangat menyengat,” jelas Rahmatullah.

Perusahaan kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Cilegon. Laporan diterima pada pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:  Keracunan Massal di Sleman, 160 Orang Jadi Korban Akibat Konsumsi Siomai

“Kami menerima laporan pukul satu, langsung mengevakuasi dan selesai sekitar jam 3,” kata petugas Damkar Cilegon, Aldi Tri Tauchid.

Korban dievakuasi dalam keadaan pingsan, namun meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Waktu dievakuasi dalam keadaan pingsan, meninggal di perjalanan ke rumah sakit,” tambah Aldi.

Penanganan Lanjutan

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai tindak lanjut dari pihak perusahaan maupun hasil penyelidikan lanjutan dari instansi terkait.

(AKM/NID/RAD)

Trending