Berita
Jadi Biang Kemacetan, Jalan Rawa Buntu akan Dilebarkan 10 Meter
Pemkot Tangsel akan melakukan pelebaran Jalan Raya Rawa Buntu Serpong untuk atasi kemacetan yang sering terjadi akibat penyempitan jalan di wilayah tersebut.
Banten, MPN Indonesia 14 Agustus 2025 - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melakukan pelebaran Jalan Raya Rawa Buntu di Kecamatan Serpong, sebagai respons atas kemacetan yang sering terjadi akibat penyempitan jalan di wilayah ini.
Penyempitan jalan dari tiga menjadi dua lajur ini terjadi di ruas Jalan Raya Rawa Buntu yang mengarah ke Stasiun Rawa Buntu.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fatulloh, menjelaskan bahwa kondisi ini kerap menimbulkan kemacetan.
“Karena di situ juga ada penyempitan yang sering menyebabkan kemacetan, dari tiga lajur hanya menjadi dua lajur. Jadi terhambat di sana,” ujar Fatulloh saat dikonfirmasi wartawan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Tangsel akan memperlebar ruas jalan sepanjang 60 meter. Lebar jalan yang sebelumnya hanya sekitar 6–7 meter akan ditingkatkan menjadi 10 meter.
Lebih lanjut, Fatullah merencanakan proyek ini berlangsung mulai bulan Agustus dan ditargetkan selesai pada Desember 2025 mendatang.
“Sekarang ini, bulan ini, atau ya paling lambat bulan depan. Targetnya selesai Desember, kurang lebih 120 hari kerja,” tambahnya.
Penambahan Fasilitas Pejalan Kaki
Selain pelebaran jalan, pemerintah juga akan menambahkan fasilitas pedestrian. Di sisi kiri jalan (arah ke Stasiun Rawa Buntu), akan dibangun pedestrian bersamaan dengan pelebaran jalan. Sementara itu, di sisi kanan (arah ke Viktor), hanya akan dibangun jalur pedestrian.
Pembangunan jalur pedestrian ini akan mencakup panjang jalur sekitar 100 meter dan perbaikan saluran air.
“Kalau di sisi sana itu kurang lebih panjangnya 100 meter. Jadi sebelah kiri (arah stasiun) itu pelebaran jalan dan pedestrian, kalau kanan (arah Viktor) itu hanya pedestrian saja. Nanti termasuk kita bangun saluran airnya,” terangnya.
Fasilitas pedestrian tersebut dirancang untuk lebih aman dan nyaman, sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan dan implementasi kebijakan publik di wilayah Banten.
Masih Terkendala Pembebasan Lahan
Namun demikian, proyek ini masih menghadapi kendala terkait pembebasan lahan di salah satu titik.
Fatulloh menyatakan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi agar proses pembebasan lahan dapat segera dituntaskan demi kelancaran pelaksanaan proyek.
“Kami sedang berkoordinasi agar pembebasan lahan bisa segera tuntas, sehingga pekerjaan bisa berjalan sesuai target,” katanya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
