Viral
Unik, Warga Kotagede Yogyakarta Rayakan HUT RI dengan Lomba Melamun
Warga Kotagede, Kota Yogyakarta menggelar lomba melamun dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
MPN Indonesia 20 Agustus 2025 - Warga Benteng Cepuri, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar lomba unik pada Senin (18/8) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Tidak seperti lomba tradisional pada umumnya, warga setempat memilih untuk mengadakan lomba melamun sebagai alternatif perayaan kemerdekaan tersebut.
Juri perlombaan tersebut, Ali Ma’ruf dalam sebuah video yang diposting di akun Instagram @galanglingga.a mengatakan bahwa perlombaan ini sangat relevan untuk merayakan kemerdekaan.
“Bagiku melamun adalah melawan, jadi sangat cocok untuk lomba 17-an dan merayakan kemerdekaan. Karena satu-satunya kemerdekaan kita hanyalah pada saat melamun,” katanya saat acara, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (20/8).
Teknis Lomba
Lomba melamun ini diikuti oleh 125 peserta di kawasan Cagar Budaya Benteng Cepuri, Kotagede, Yogyakarta.
Ada tiga kategori penilaian dalam lomba unik tersebut, yakni kategori ekspresionis, kategori paling lama melamun, dan kategori kostum terbaik.
Panitia lomba, Jati, menjelaskan bahwa ide ini berangkat dari keinginan untuk membuat perlombaan yang dapat diikuti oleh mereka yang tidak ingin melakukan aktivitas kompetitif.
“Kalau buat orang yang enggak ngapa-ngapain gimana ya, jadi kita buat lomba melamun. Dari enggak ngapa-ngapain bisa jadi tiga kategori, si paling tahan lama, si paling macak (bergaya), dan si paling ekspresionis,” ujarnya.
Setelah 90 menit melamun, panitia menyeleksi 20 peserta untuk mendapat spot merenung terbaik di kawasan tersebut untuk lanjut melamun selama 30 menit hingga terpilih pemenangnya.
Menurut Jati, penilaian dilakukan secara khusus pada setiap kategori.
“Untuk kategori ekspresionis, juri menilai dari ekspresi wajah peserta saat melamun. Peserta paling macak atau kostum unik ada penilaiannya sendiri juga. Peserta ada yang pakai bunga-bunga, pakai pakaian kerja dan lain-lain. Itu dinilai sendiri,” jelasnya.
Respons Peserta dan antusiasme warga
Lomba melamun yang menjadi salah satu peristiwa unik di Kotagede ini mendapat respons antusias dari para peserta dan warga. Salah satu peserta, Intan, mengatakan alasannya mengikuti lomba tersebut.
“Kalau saya melamun itu sudah biasa. Ya biasanya melamunin masalah sehari-hari saja,” ujar Intan.
Ia juga menjelaskan alasan memilih kostum cerah. Intan sengaja memilih pakaian tersebut agar tidak terlihat murung saat melamun.
“Saya pilih kostum lebah karena cerah. Kalau pakai hitam nanti kelihatan makin murung,” tambahnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
