Connect with us

Politik

Didit Herdiawan Dilantik jadi Bos Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa

Presiden Prabowo resmi melantik Laksamana Purn. Didit Herdiawan sebagai Kepala Badan Otorita Pantura untuk mengawal proyek Giant Sea Wall.

Logompn

Published

on

Didit herdiawan dilantik jadi bos badan otorita pengelola pantai utara jawa
Didit Herdiawan Dilantik jadi Bos Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 25 Agustus 2025 - Presiden Prabowo Subianto melantik Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa pada Senin (25/8) di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Didit sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kini, ia memimpin lembaga yang bertugas mengawal proyek strategis nasional Giant Sea Wall, atau Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.

Dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, dua tokoh lain turut dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Otorita, yaitu Darwin Trisna Djajawinata, Direktur Operasional & Keuangan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dan Suhajar Diantoro, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Pengangkatan ketiganya merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 76P Tahun 2025.

Profil dan Karier Didit Herdiawan

Didit Herdiawan lahir di Surabaya pada 13 September 1961. Ia menempuh pendidikan tinggi dengan gelar Master of Public Administration, Master of Business Administration, serta gelar doktor dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 1984.

Pendidikan militer yang ditempuh Didit antara lain:

  • Diklapa II/Koum Angkatan 8 (1994)
  • Joint Service Command and Staff College, King’s College University, Inggris (1998)
  • Planning of War Officer Course, Italia (2002)
  • Sesko TNI Angkatan 30 (2003)
  • Lemhannas RI Angkatan 17 (2011)

Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya di TNI AL:

  • Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 (1984)
  • Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 (1996) dan KRI Fatahillah-361 (1999)
  • Komandan KRI Nuku-373 (2000)
  • Ajudan Presiden RI (2004–2009)
  • Kepala Staf Koarmabar (2010)
  • Panglima Kolinlamil (2010–2011)
  • Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015)
  • Kepala Staf Umum TNI (2015–2019)
Baca Juga:  Profil dan Perjalanan Karier Shania Gracia, Kapten JKT48 yang akan Lulus

Setelah pensiun, Didit menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (2019), Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Matra Laut (2019–2024), dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (2024).

Peran dalam Badan Otorita Pengelola Pantura

Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa memiliki tugas utama mengawal pembangunan Giant Sea Wall yang direncanakan membentang dari Banten hingga Gresik.

Proyek ini bertujuan melindungi wilayah pesisir utara Jawa dari banjir rob dan dampak perubahan iklim ekstrem.

Sebagai kepala badan, Didit Herdiawan akan memimpin koordinasi lintas sektor dalam pembangunan infrastruktur tanggul laut.

Sementara Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro mendampingi sebagai wakil kepala dengan latar belakang dari sektor infrastruktur dan administrasi pemerintahan.

Penghargaan dan Kontribusi

Atas pengabdiannya di militer, Didit Herdiawan menerima sejumlah penghargaan, antara lain:

  • Bintang Yudha Dharma Pratama
  • Bintang Jalasena Utama
  • Bintang Dharma
  • Bintang Swa Bhuwana Paksa
  • Satya Lencana Kesetiaan

Penghargaan tersebut mencerminkan dedikasinya di bidang pertahanan nasional dan kontribusinya di lingkungan TNI AL.

(AKM/NID/RAD)

Trending