Connect with us

Berita

KPK Panggil Anak BJ Habibie sebagai Saksi untuk Telusuri Aliran Dana Korupsi BJB

KPK memanggil Ilham Akbar Habibie, putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie, untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di BJB.

Logompn

Published

on

Kpk panggil anak bj habibie untuk telusuri aliran dana korupsi bjb era ridwan kamil
Anak Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie | Gambar: Instagram/@ilham.a.habibie

MPN Indonesia 27 Agustus 2025 - KPK memanggil Ilham Akbar Habibie, putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie, untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

Pemeriksaan ini terkait penelusuran aliran dana non-budgeter yang dikelola Bank BJB.

Alasan Ilham Habibie Dipanggil KPK

Pemanggilan terhadap Ilham Akbar Habibie dilakukan karena adanya transaksi jual beli mobil Mercedes-Benz 280 SL dengan Ridwan Kamil, yang STNK-nya masih tercatat atas nama BJ Habibie.

Mobil tersebut telah disita oleh KPK saat sedang dalam proses restorasi di sebuah bengkel di Bandung.

“Saya tidak (ingat) apakah itu mobilnya ada, berada di siapa ya, tapi yang menjadikannya bernilai kalau tidak salah STNK-nya masih STNK atas nama papa-nya (Ilham Habibie),” ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung KPK, Senin (25/8).

Ilham dijadwalkan diperiksa pada Jumat (22/8), namun absen karena sedang berada di luar negeri dan telah meminta penjadwalan ulang kepada penyidik.

“Suratnya sudah ada kepada kami. Yang bersangkutan kalau tidak salah ada acara di Malaysia,” jelas Asep.

Keterangan Ilham Bisa Bantu Penyidik

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa pemanggilan Ilham bertujuan menelusuri dugaan aliran dana non-budgeter yang digunakan dalam pengadaan iklan oleh Bank BJB.

“Jadi pemanggilan terhadap saudara IAH terkait dengan perkara di BJB yaitu terkait dengan dugaan aliran-aliran uang dalam dana non-budgeter yang dikelola oleh BJB. Ini kan digunakan oleh siapa, untuk apa, ini kan kemudian didalami,” ujar Budi di Gedung KPK, Senin (25/8).

Baca Juga:  Polisi Tangkap Rentenir di Tigaraksa yang Diduga Cabuli 12 Anak Laki-Laki

Keterangan dari Ilham dianggap penting oleh KPK untuk memperkuat konstruksi perkara.

“Tentunya sangat membantu penyidik KPK untuk kemudian bisa secara holistik ya, bisa secara lengkap menelusuri dan melacak daripada aliran-aliran dana non-budgeter dalam konstruksi perkara ini,” lanjutnya.

Korupsi BJB

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu:

  • Yuddy Renaldi, mantan Direktur Utama Bank BJB
  • Widi Hartoto, Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB
  • Ikin Asikin Dulmanan, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri
  • Suhendrik, Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE)
  • Raden Sophan Jaya Kusuma, Pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB)

Kelima tersangka belum ditahan, namun telah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurut temuan KPK, perbuatan para tersangka diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp222 miliar akibat pengadaan penempatan iklan ke sejumlah media massa.

(AKM/NID/RAD)

Trending