Connect with us

Politik

Dipanggil Prabowo, Mendikdasmen Laporkan Progres Digitalisasi Pendidikan

Presiden Prabowo menerima laporan Mendikdasmen Abdul Mu’ti soal progres digitalisasi pendidikan, termasuk distribusi perangkat dan pelatihan guru.

Logompn

Published

on

Dipanggil prabowo, mendikdasmen laporkan progres digitalisasi pendidikan
Dipanggil Prabowo, Mendikdasmen Laporkan Progres Digitalisasi Pendidikan. Gambar : BPMI Setpres/Rusman

MPN Indonesia 28 Agustus 2025 - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti terkait perkembangan program digitalisasi pendidikan. Pertemuan ini berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/8).

Dalam laporannya, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program tersebut sudah berjalan dan kini memasuki tahap pendaftaran sekolah yang siap berpartisipasi.

“Kepada Bapak Presiden, progres untuk pelaksanaan program digitalisasi pendidikan yang alhamdulillah sekarang sudah dimulai proses untuk pendaftaran dan penerimaan sekolah-sekolah yang siap untuk menerima, dan insyaAllah semuanya lancar,” ujar Abdul Mu’ti kepada wartawan usai pertemuan di halaman Istana Merdeka, Rabu (27/8).

Distribusi Perangkat Sesuai Kesiapan Sekolah

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa distribusi perangkat digital tidak dilakukan secara otomatis ke seluruh sekolah.

Mekanisme pengiriman dilakukan berdasarkan pengajuan dan kesiapan masing-masing sekolah.

“Saya ingin juga menyampaikan bahwa sekolah-sekolah itu kami data mana yang sudah siap, dan itu kami nanti akan kirimkan sesuai dengan data yang dikirimkan sekolah itu,” jelas Mu’ti.

Setiap sekolah yang ingin mendapatkan perangkat digital harus mengisi formulir sesuai kebutuhan.

Data tersebut menjadi dasar pendataan dan pengiriman perangkat.

Materi Pembelajaran dan Pelatihan Guru Disiapkan

Untuk mendukung penggunaan perangkat, Kementerian Dikdasmen telah menyiapkan lebih dari 2.500 paket materi pembelajaran.

Materi ini akan digunakan pada sekolah yang menerima perangkat berupa interactive flat panel (IFP).

“Kami juga sudah menyiapkan materi-materi pembelajarannya. Sudah ada lebih dari 2.500 paket pembelajaran yang harus dipakai untuk sekolah-sekolah yang menggunakan IFP itu,” ucap Mu’ti.

Selain materi, pelatihan bagi guru juga sedang dipersiapkan agar perangkat digital dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga:  Prabowo Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

“Kemudian juga kami sudah menyiapkan pelatihan untuk gurunya supaya alat itu dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” tambah Abdul Mu’ti.

(AKM/NID/RAD)

Trending