Connect with us

Berita

Enggan Dengar Aspirasi Rakyat, Gedung DPRD Jabar Dilempari Sampah

Demonstrasi yang digelar oleh sekelompok massa di depan Gedung DPRD Jawa Barat diwarnai aksi pelemparan sampah sebagai bentuk ketidakpuasan rakyat.

Logompn

Published

on

Enggan dengar aspirasi rakyat, gedung dprd jabar dilempari sampah
Gedung DPRD Jabar Dilempari Sampah | Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@egamulyana71

Jawa Barat, MPN Indonesia 6 September 2025 - Aksi demonstrasi digelar oleh sekelompok massa dari Rakyat Anti Penggusuran di depan Gedung DPRD Jawa Barat (Jabar), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Kamis (4/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam aksi yang mewarnai berita lokal itu, massa melakukan pelemparan bungkusan sampah ke arah gerbang Gedung DPRD sebagai bentuk simbolik dari ketidakpuasan terhadap lembaga legislatif tersebut.

Koordinator aksi, Angga, menjelaskan bahwa aksi pelemparan sampah merupakan respons terhadap tindakan represif yang dilakukan aparat keamanan, termasuk Polri dan TNI, pada aksi sebelumnya yang berlangsung pada Jumat (29/8).

Ia menyebutkan bahwa setelah unjuk rasa, terjadi berbagai bentuk represifitas dari aparat kepada masyarakat sipil.

“Kita melakukan aksi responsif atas beberapa runtutan aksi selepas turun aksi di tanggal 29 Agustus lalu. Yang mana beberapa hari setelahnya terlalu banyak represifitas aparat yang dilakukan baik itu Polri maupun TNI,” ujar Angga kepada wartawan di lokasi.

Angga juga menyampaikan bahwa Gedung DPRD Jabar diibaratkan sebagai tempat sampah, karena menurutnya para anggota dewan tidak menunjukkan kepedulian terhadap keresahan masyarakat.

“Maka tema hari ini buang sampah pada tempatnya. Dan supaya mereka sendiri juga berpikir bahwa artinya tidak ada perbedaan dari para dewan yang bergeming, tidak mau menyadari diri, koruptor dibiarkan bebas, partai-partai bergeming juga dan lain sebagainya,” tambahnya.

Sepuluh Tuntutan yang Disuarakan

Dalam pernyataannya, Angga menyoroti kematian sepuluh warga yang menurutnya terjadi dalam rangkaian aksi sejak Agustus hingga September. Ia menuntut pihak kepolisian bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Reformasi Polri dan mereka harus bertanggung jawab atas kematian 10 warga Indonesia yang gugur di medan aksi, penuntutan aksi Agustus-September,” ujarnya.

Baca Juga:  Ditemukan Dalam Jarak 22 Km, Bocah yang Hanyut di Bogor Ditemukan Meninggal Dunia

Selain itu, Rakyat Anti Penggusuran juga membawa sepuluh tuntutan yang dilayangkan ke DPRD Jabar. Beberapa poin yang disampaikan dalam aksi antara lain:

  • Penolakan terhadap tindakan represif dari aparat keamanan, baik dari Polri maupun TNI
  • Mencabut segala kebijakan yang tidak berpihak ke rakyat
  • Rampas seluruh aset dan terapkan hukuman mati bagi para koruptor
  • Desakan agar tanah didistribusikan untuk rakyat bukan korporasi
  • Turunkan pajak dan harga kebutuhan pokok rakyat
  • Pangkas anggaran pejabat negara, TNI, dan Polri
  • Desakan Jabar anti militerisme
  • Tuntutan reformasi kepolisian
  • Desak penangkapan dan pengadilan aparat yang membunuh sipil
  • Pembebasan pengunjuk rasa yang sebelumnya ditangkap dalam demonstrasi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita17 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita24 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita49 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti58 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga5 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending