Connect with us

Lifestyle

Studi Ungkap Ternyata Menonton Ulang Film Favorit Baik untuk Kesehatan Mental

Menonton ulang serial seperti Friends atau The Office jadi cara banyak orang melepas stres. Simak alasan dan manfaatnya untuk kesehatan mental.

Logompn

Published

on

Studi ungkap ternyata menonton ulang film favorit baik untuk kesehatan mental
Ilustrasi Menonton Film. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 September 2025 - Menonton ulang serial lawas seperti Friends, The Office, atau Brooklyn 99 menjadi kebiasaan banyak orang.

Aktivitas ini kerap dijadikan pelarian dari stres kerja, kemacetan, dan rutinitas harian yang melelahkan.

Tayangan yang familiar memberikan rasa aman dan kenyamanan tanpa tekanan.

Clarissa Silva, ilmuwan perilaku, menyebut bahwa tontonan nostalgia membantu meringankan beban mental.

“Terkadang, kita membutuhkan kehidupan yang tetap sama persis selama beberapa jam agar terasa aman dan stabil,” ujar psikolog klinis Clarity Clinic Chicago, Aimee Daramus, dikutip MPN Indonesia dari verrywellmind.com, Sabtu (6/9).

Alasan Orang Menonton Ulang Serial Lama

Ada beberapa faktor yang membuat orang memilih menonton ulang serial favorit.

Pertama, relaksasi. Penonton tidak perlu memahami alur cerita baru sehingga otak tidak bekerja keras.

Kedua, kepastian. Mengetahui jalan cerita membuat mereka terhindar dari kejutan atau akhir yang mengecewakan.

Selain itu, tayangan lama menghadirkan nostalgia dan mengingatkan pada masa yang lebih sederhana.

Banyak orang juga merasa terhubung dengan karakter favorit yang menciptakan rasa kebersamaan.

Bagi sebagian orang, serial favorit menjadi teman di latar saat mengerjakan aktivitas lain, sekaligus bentuk perawatan diri.

Menonton ulang juga sering mengungkap detail yang sebelumnya terlewat, serta memberi bahan obrolan bersama sesama penggemar.

Manfaat Psikologis dari Menonton Ulang

Kebiasaan ini dinilai memberi dampak positif bagi kesehatan mental.

Menonton ulang dapat mengurangi beban kognitif karena tidak menuntut fokus penuh, sehingga otak bisa beristirahat.

Tayangan dengan alur yang sudah dikenal juga membantu meredakan stres dan kecemasan.

Cerita yang berakhir bahagia membuat penonton lebih mudah mengatur emosi ketika merasa kewalahan.

Baca Juga:  Kenali 6 Perbedaan Stres dan Burnout agar Tidak Salah Mengatasinya

Selain itu, menonton ulang membantu mengurangi kelelahan dalam mengambil keputusan karena tidak perlu memilih tontonan baru.

Serial komedi juga dapat meningkatkan suasana hati karena memicu dopamin.

Karakter fiktif memberi rasa nyaman, terutama ketika seseorang merasa sendiri atau bosan.

Risiko Jika Dilakukan Berlebihan

Meski bermanfaat, kebiasaan ini bisa berdampak negatif jika dilakukan secara berlebihan.

Penelitian menunjukkan bahwa menonton ulang menjadi tidak sehat ketika digunakan untuk menghindari interaksi sosial atau mengorbankan aktivitas penting seperti tidur dan bersosialisasi.

Clarissa Silva mengingatkan bahwa kebiasaan ini tidak boleh menjadi penghindaran terhadap pengalaman baru.

Aimee Daramus menambahkan, menjaga keseimbangan antara hiburan dan hubungan nyata sangat penting agar tidak terjebak dalam dunia fiksi.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending