Connect with us

Viral

Ibu Kerudung Pink yang jadi Simbol Aksi Protes Diduga Alami Gangguan Jiwa

Seorang perempuan bernama Ibu Anna menjadi perhatian setelah aksinya dalam demonstrasi di Gedung DPR RI pada 28 Agustus lalu viral.

Logompn

Published

on

Ibu kerudung pink yang jadi simbol aksi protes diduga alami gangguan jiwa
Ibu Kerudung Pink yang jadi Simbol Aksi Protes Diduga Alami Gangguan Jiwa | Gambar: X/@kkyun9min

MPN Indonesia 8 September 2025 - Seorang perempuan bernama Ibu Anna menjadi perhatian publik setelah aksinya dalam demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 28 Agustus lalu viral di media sosial.

Perempuan berkerudung merah muda itu terekam berada di barisan depan massa aksi saat polisi melakukan operasi pukul mundur.

Di tengah kericuhan, Ibu Anna tetap bertahan menghadang pasukan polisi yang bersenjata tameng dan pentungan.

Ia bahkan mengibarkan tongkat dengan bendera Merah Putih untuk menghalau aparat.

Warna kerudung merah mudanya tampak kontras dengan kepulan gas air mata, seragam aparat, dan pakaian massa aksi.

Pada malam harinya, foto dan video Ibu Anna tersebar luas di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet memuji keberaniannya karena tetap berdiri di garis depan aksi meski situasi memanas.

Jadi Inspirasi Gerakan ‘Brave Pink‘

Tidak hanya satu kali, Ibu Anna juga kembali hadir dalam unjuk rasa lanjutan di area Kompleks Parlemen.

Ia terlihat membagikan air minum kepada peserta aksi sambil memperingatkan massa untuk mundur jika gas air mata ditembakkan.

Keberanian Ibu Anna kemudian dijadikan simbol perlawanan masyarakat sipil. Warganet mengartikan warna kerudung merah mudanya sebagai simbol “brave pink”, yang kemudian dipadukan dengan warna “hero green”.

Gerakan solidaritas itu digunakan oleh artis, musisi, influencer, hingga lembaga sipil. Warna “brave pink” dan “hero green” dipakai dalam latar foto profil maupun poster digital sebagai bentuk protes terhadap pemerintah, DPR RI, dan aparat polisi-TNI.

Disebut Butuh ‘Perhatian Khusus’

Namun, penggunaan warna kerudung Ibu Anna sebagai inspirasi gerakan protes rakyat itu menuai beragam pro dan kontra.

Baca Juga:  Korsel akan Pajang Riwayat Bullying Mahasiswa saat Daftar Kuliah, DPR: Ini Menarik, Bisa jadi Contoh

Tak sedikit pihak yang tak setuju dengan alasan di balik penggunaan warna pink yang dijadikan simbol perlawanan itu.

Pasalnya, dalam berbagai unggahan di media sosial, Ibu Anna terlihat melontarkan kata-kata kasar.

Di tengah situasi pro dan kontra ini beredar kabar mengenai kondisi kesehatan Ibu Anna.

Seorang laki-laki dengan akun Instagram @daqnass, yang mengaku sebagai keponakannya, menyampaikan bahwa Ibu Anna membutuhkan perhatian khusus.

“Intinya bude saya ini memang butuh perhatian khusus,” tulisnya di media sosial.

Komentar Netizen

Usai beredar informasi Ibu Anna mengalami gangguan jiwa, banyak netizen yang membela ibu tersebut.

Menurut mereka, meski Ibu Anna disebut mengalami gangguan jiwa, namun keberaniannya untuk menyuarakan pendapat di muka umum patut diapresiasi.

“Trs masalahnya dmn kalo dia emang “stress”, yg diapresiasi adalah keberanian si ibu itu. Berarti kita semua kalah sm org “stress” ?, jangan2 kita yang gila,” kata netizen.

“Ibu odgj ini lebih take action daripada lo semua yang sibuk ngurusin warna sedangkan ada urusan yang lebih penting daripada ngurusin warna pink,” komentar warganet.

“Ibu ini lebih ‘waras’ dibanding tikus2 berdasi yang menari diatas penderitaan rakyat, Mba,” saut yang lain.

“ODGJ tapi aksi yg dilakukan ditengah demo bisa sekeren itu…diluar konteks dia marah2 tp dia juga bawa minuman, jagain pendemo…sementara orang yg ‘waras’ ngetik hp di rumah ngeributin warna,” timpal warganet.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending