Connect with us

Lifestyle

Berkaca dari Kasus Mutilasi di Mojokerto, Bagaimana Membangun Hubungan yang Sehat dengan Pasangan?

Kasus kekerasan di Surabaya jadi pengingat pentingnya hubungan sehat. Simak ciri-ciri dan tips menjaga relasi agar aman dan harmonis.

Logompn

Published

on

Berkaca dari kasus mutilasi di mojokerto, bagaimana membangun hubungan yang sehat dengan pasangan
Ilustrasi Sepasang Kekasih yang Bahagia. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 8 September 2025 - Menjalin hubungan asmara yang bahagia dan harmonis adalah impian banyak orang, baik dalam masa pacaran maupun setelah menikah.

Namun, kenyataannya tidak semua pasangan tahu bagaimana cara menciptakan relasi yang aman, saling mendukung, dan bebas dari kekerasan.

Hubungan yang sehat bukan hanya tentang rasa cinta. Ada banyak faktor penting yang harus dibangun, mulai dari kepercayaan, komunikasi yang terbuka, hingga rasa saling menghargai.

Sayangnya, ketika hal-hal ini diabaikan, hubungan bisa berubah menjadi toksik, bahkan berakhir tragis.

Belajar dari Kasus Kekerasan dalam Hubungan

Baru-baru ini, publik digegerkan oleh kasus pembunuhan di Surabaya yang melibatkan sepasang kekasih.

Seorang pria bernama Alvi Maulana (24) tega membunuh dan memutilasi kekasihnya, TAS (25), di sebuah rumah kos kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada Minggu dini hari (31/8).

Potongan tubuh korban bahkan ditemukan di beberapa lokasi berbeda, termasuk Pacet, Mojokerto.

Menurut keterangan warga sekitar, pasangan ini sering terlibat pertengkaran sebelum kejadian.  Mereka diketahui tinggal bersama sejak April 2025.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa mengenali tanda-tanda hubungan tidak sehat sangat penting, terutama ketika mulai muncul gejala kekerasan emosional atau fisik.

Ciri-Ciri Hubungan yang Sehat

Supaya hubungan tetap berjalan harmonis dan tidak berujung pada konflik serius, berikut beberapa hal mendasar yang harus ada dalam relasi, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari klikdokter.com dan hellosehat.com:

1. Komunikasi Terbuka

Pasangan sebaiknya bisa berbicara dengan jujur dan nyaman. Mulai dari hal kecil sampai masalah besar, semuanya penting untuk dibahas tanpa harus menyimpan perasaan sendiri.

Baca Juga:  5 Rutinitas yang Wajib Dilakukan Bareng Pasangan Biar Hubungan Makin Lengket!

2. Saling Percaya

Kepercayaan bukan hanya soal kesetiaan, tapi juga keyakinan bahwa pasangan dapat diandalkan dan mendukung satu sama lain di berbagai situasi.

3. Adanya Ruang Pribadi

Dalam hubungan yang sehat, setiap orang tetap punya waktu untuk diri sendiri. Ini penting agar tidak merasa tertekan atau kehilangan identitas pribadi.

4. Saling Menghargai

Tidak boleh ada yang merasa lebih dominan. Kedua pihak harus setara, saling mendengarkan, dan tidak merendahkan satu sama lain.

5. Keintiman Emosional

Kedekatan bukan hanya soal fisik, tetapi juga perasaan aman, saling mendukung, dan berbagi cerita.

Tips Membangun Hubungan yang Sehat

Kalau ingin punya hubungan yang stabil dan saling mendukung, beberapa hal berikut bisa mulai diterapkan:

Luangkan Waktu Berkualitas

Buat waktu khusus berdua tanpa gangguan, misalnya mematikan ponsel saat bertemu. Cobalah aktivitas baru bersama untuk menghindari rasa bosan.

Bersikap Jujur dan Terbuka

Kalau ada yang mengganggu, sampaikan dengan cara tenang. Jangan dipendam, karena bisa memicu kesalahpahaman.

Belajar Kompromi

Tidak semua harus sesuai keinginan sendiri. Temukan jalan tengah yang bisa diterima bersama.

Kenali Nilai dan Batasan Pribadi

Hargai prinsip masing-masing dan jangan memaksa pasangan untuk berubah demi keinginan pribadi.

Hindari Bentuk Kekerasan Apa Pun

Hubungan sehat harus bebas dari kekerasan fisik, verbal, maupun emosional. Jika mulai merasa tertekan atau direndahkan, ini tanda bahaya yang harus segera ditangani.

Pentingnya Komunikasi Dua Arah

Komunikasi yang lancar dan saling mendengarkan adalah pondasi utama hubungan sehat. Hindari saling menebak, menyindir, atau menyalahkan.

Kalau ada masalah, bicarakan secara langsung dengan bahasa yang jelas dan tetap saling menghargai.

Bila Perlu, Konsultasikan ke Profesional

Kalau merasa sulit menjaga hubungan tetap sehat, jangan ragu untuk berkonsultasi ke psikolog atau konselor.

Baca Juga:  Sherly Xu: Cowok yang Lebih Ngebela Orang Tua dibanding Pasangan Itu Egois Banget!

Bantuan profesional bisa membantu pasangan memahami akar masalah dan mencari solusi yang tepat agar hubungan bisa kembali aman dan harmonis.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending