Connect with us

Politik

Profil Gus Irfan, Cucu Pendiri NU yang Dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah

Profil Gus Irfan, cucu pendiri NU yang resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Haji dan Umrah. Simak perjalanan karier dan latar belakangnya.

Logompn

Published

on

Profil gus irfan, cucu pendiri nu yang dilantik sebagai menteri haji dan umrah
Profil Gus Irfan, Cucu Pendiri NU yang Dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah. Gambar : Instagram/@gus.irfanyusuf

MPN Indonesia 9 September 2025 - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah dalam upacara di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/9).

Sebelumnya, Gus Irfan menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH).

Lembaga tersebut kini telah berubah status menjadi kementerian setelah revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah disahkan.

Pelantikan ini menandai bertambahnya jumlah kementerian dalam Kabinet Merah Putih, dari 48 menjadi 49 kementerian.

Dalam kesempatan yang sama, Dahnil Anzar Simanjuntak juga dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Selain itu, lima menteri lain turut dilantik untuk mengisi posisi hasil reshuffle kabinet.

Gus Irfan merupakan figur publik yang dikenal luas di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Ia merupakan cucu KH Hasyim Asy’ari, pendiri NU, sekaligus putra KH Yusuf Hasyim.

Selama ini, ia juga dikenal sebagai ulama dan pengasuh pondok pesantren di Jombang, Jawa Timur.

Latar Belakang dan Karier Gus Irfan

Mochamad Irfan Yusuf lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 Juni 1962. Sejak 1989, ia aktif dalam pengembangan pesantren serta dunia ekonomi Nahdlatul Ulama.

Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, baik di sektor keagamaan maupun ekonomi.

Beberapa posisi yang pernah dijabat Gus Irfan antara lain:

  • Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng (sejak 1989)
  • Komisaris Utama PT BPR Tebuireng (1996–2016)
  • Pengasuh Pesantren Al-Farros (sejak 2006)
  • Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU)
  • Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (2024–2025)
  • Menteri Haji dan Umrah (2025–sekarang)
Baca Juga:  Profil Rizki Rahmanto, General Manager yang Sukses 25 Tahun Berkarier di Bidang HR

Dalam dunia politik, Gus Irfan bergabung dengan Partai Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Keagamaan.

Ia juga memimpin organisasi sayap partai, Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA).

Pada Pemilu Legislatif 2024, Gus Irfan terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VIII dengan perolehan suara sebanyak 77.433. Namun, ia kemudian ditunjuk menjadi menteri.

Riwayat Pendidikan Gus Irfan

Gus Irfan menempuh pendidikan dasar di Jombang, kemudian melanjutkan ke SMPP Jombang (sekarang SMAN 2 Jombang) dan lulus pada 1981.

Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Brawijaya Malang, meraih gelar sarjana pada 1985, dan melanjutkan ke jenjang magister di universitas yang sama.

Harta Kekayaan Gus Irfan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 29 Maret 2025, Gus Irfan tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp16,26 miliar. Rinciannya sebagai berikut:

  • Enam bidang tanah dan bangunan senilai Rp13,26 miliar
  • Tiga kendaraan senilai Rp505 juta
  • Harta bergerak lainnya senilai Rp70 juta
  • Kas dan setara kas senilai Rp2,42 miliar

Adapun kendaraan yang dimilikinya meliputi Mitsubishi Pajero Sport tahun 2021, Honda Vario tahun 2010, dan Yamaha Mio tahun 2008.

Transformasi BPH Menjadi Kementerian

Perubahan Badan Penyelenggara Haji (BPH) menjadi Kementerian Haji dan Umrah terjadi setelah revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah disahkan.

Dengan perubahan ini, pelaksanaan ibadah haji dan umrah berada langsung di bawah tanggung jawab Presiden melalui kementerian yang kini dipimpin oleh Gus Irfan.

(AKM/NID/RAD)

Trending