Connect with us

Internasional

PM Spanyol Desak Boikot Israel dari Seluruh Ajang Olahraga Internasional

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan boikot terhadap Israel dari seluruh ajang olahraga internasional.

Logompn

Published

on

Pm spanyol desak boikot israel dari seluruh ajang olahraga internasional
Aksi protes warga Spanyol pada atlet Israel, 3 September 2025 | Gambar: AP/Miguel Oses

MPN Indonesia 17 September 2025 - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan boikot terhadap Israel dari seluruh ajang olahraga internasional sebagai respons terhadap tindakan Israel atas Gaza.

Seruan ini diperkuat oleh Wakil Perdana Menteri Yolanda Diaz yang menyebut Israel tidak layak berkompetisi selama masih melakukan serangan di wilayah Palestina.

Desakan tersebut muncul setelah pembatalan etape terakhir balap sepeda La Vuelta a Espana 2025 di Madrid karena aksi protes besar-besaran rakyat Spanyol terhadap tim Israel yang ikut serta.

“Israel harusnya tidak dapat berkompetisi dalam ajang apa pun jika terus melakukan genosida,” kata Diaz dalam unggahan Instagram.

Senada, Perdana Menteri Sanchez menegaskan bahwa Israel tak boleh menggunakan dunia internasional untuk membersihkan citra buruknya.

“Israel tidak bisa terus menggunakan platform internasional apa pun untuk mencuci bersih citranya,” kata dia saat berbicara di hadapan anggota Partai Pekerja Sosialis, dikutip MPN Indonesia dari BBC.

Dia juga menegaskan perlunya memperlakukan Israel seperti Rusia atas invasi ke Ukraina pada 2022.

Sebelumnya, Etape ke-11 di Bilbao, Spanyol, pada 3 September juga dibatalkan usai puluhan demonstran membentangkan bendera Palestina dan mendorong pagar pembatas.

Seruan Pro-Palestina Didukung Banyak Pejabat Spanyol

Menanggapi sikap rakyatnya yang pro-Palestina, Pedro Sanchez menyampaikan apresiasi.

“Spanyol hari ini bersinar sebagai contoh dan sumber kebanggaan, sebuah contoh bagi komunitas internasional di mana Spanyol melihat langkah maju dalam membela hak asasi manusia,” ucapnya dikutip MPN Indonesia dari AFP.

Menteri Transformasi Digital Oscar Lopez turut menyatakan, “Bagi saya melegakan bahwa puluhan ribu orang turun ke jalan menentang genosida itu, karena itu memang genosida dan tidak punya nama lain,”.

Baca Juga:  Israel Panggil Ribuan Pasukan Cadangan untuk Perluas Serangan ke Gaza

Menteri Kebudayaan Ernest Urtasun menyampaikan seruan agar Israel juga tidak diikutsertakan dalam ajang Kontes Lagu Eurovision mendatang.

Seruan ini memperkuat posisi Spanyol sebagai salah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik tindakan Israel di Gaza.

Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel memang telah tegang sejak akhir 2023, ketika beberapa pejabat Spanyol menyerukan pemutusan hubungan diplomatik akibat tingginya korban sipil di Gaza.

Pada 2024, Spanyol bersama Norwegia dan Irlandia resmi mengakui Negara Palestina.

Lebih dari 64 Ribu Warga Gaza Tewas

Jajak pendapat dari Royal Institute Elcano menunjukkan bahwa 82 persen warga Spanyol percaya genosida sedang berlangsung di Gaza.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menanggapi pernyataan Sanchez dengan menyebutnya sebagai “aib” dan menuduhnya menghasut protes anti-Israel.

Hingga pertengahan September 2025, otoritas kesehatan di Gaza melaporkan bahwa sedikitnya 64.871 warga Palestina tewas akibat serangan Israel.

Di tengah konflik ini, Israel juga telah menyebabkan kelaparan melalui pembatasan bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, ke wilayah Gaza.

(ADN/NID/RAD)

Trending