Connect with us

Lifestyle

3 Kebiasaan Sehat yang Wajib Banget Diterapkan Gen Z, Biar Gak Gampang Sakit!

Generasi Z rentan stres akibat gaya hidup serba cepat. Olahraga, tidur cukup, dan pola makan seimbang jadi kunci menjaga kesehatan fisik dan mental.

Logompn

Published

on

3 kebiasaan sehat yang wajib banget diterapkan gen z, biar gak gampang sakit!
Ilustrasi Hidup Sehat. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 September 2025 - Generasi Z dikenal sebagai kelompok yang tumbuh di era serba digital, di mana hampir semua aktivitas bisa dilakukan melalui gadget.

Pola hidup serba cepat ini membawa banyak kemudahan, tetapi juga menghadirkan tantangan besar, terutama dalam menjaga kesehatan fisik maupun mental.

Tekanan sosial dari media sosial, tuntutan akademik dan pekerjaan, serta gaya hidup yang tidak teratur sering membuat generasi ini rentan mengalami stres, gangguan tidur, hingga penurunan kesehatan tubuh.

Padahal, di fase perkembangan biologis, psikologis, dan sosial yang masih berlangsung, mereka justru membutuhkan kebiasaan hidup sehat agar tetap stabil dan produktif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan sehat bukan hanya sekadar bebas dari penyakit, melainkan kondisi seimbang antara fisik, mental, dan kemampuan untuk berfungsi optimal di lingkungan sosial.

Dengan kata lain, kesehatan menyeluruh adalah fondasi penting agar generasi muda bisa menghadapi tantangan zaman dengan lebih tangguh.

Ada tiga kebiasaan utama yang direkomendasikan untuk diterapkan oleh generasi Z, yaitu olahraga teratur, tidur yang cukup, serta pola makan sehat dan seimbang.

Ketiga aspek ini terbukti memberikan dampak besar, mulai dari mencegah penyakit kronis, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga memperkuat kesehatan mental.

Olahraga: Kunci Kesehatan Fisik dan Mental

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemenkes, aktivitas fisik memberikan manfaat besar bagi generasi Z. Studi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mencatat olahraga dapat:

  • Mengurangi risiko serangan jantung dan penyakit kardiovaskular
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Mengurangi risiko beberapa jenis kanker
  • Menurunkan risiko diabetes tipe 2
  • Menjaga berat badan sehat
  • Memperkuat tulang dan otot
  • Meningkatkan kualitas hidup sehari-hari
  • Mencegah jatuh
  • Meningkatkan umur panjang
Baca Juga:  Ini 13 Tips Kurangi Konsumsi Gula, Biar Nggak Gampang Lapar!

Selain itu, studi lain menyebutkan olahraga mampu meningkatkan suasana hati, mengurangi depresi dan kecemasan, memperbaiki kualitas tidur, serta meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir (Weir, 2011).

CDC merekomendasikan olahraga aerobik intensitas sedang hingga berat selama 150 menit per minggu, ditambah latihan penguatan otot minimal dua kali seminggu.

Tidur Cukup: Fondasi Pemulihan Tubuh dan Pikiran

Kebiasaan begadang dan konsumsi kafein berlebihan yang umum pada generasi Z dapat mengganggu siklus tidur.

Padahal, tidur berperan penting dalam pemulihan tubuh dan kesehatan menyeluruh.

Menurut CDC, kebutuhan tidur berdasarkan usia adalah:

  • Remaja (13–18 tahun): 8–10 jam per hari
  • Dewasa (18 tahun ke atas): minimal 7 jam per hari

American Psychological Association (APA) merekomendasikan langkah untuk meningkatkan kualitas tidur, seperti:

  • Menjaga jadwal tidur konsisten
  • Menghindari gadget sebelum tidur
  • Tidur lebih awal jika kurang tidur malam sebelumnya
  • Menghindari kafein di sore hari
  • Tidur siang singkat 20–25 menit

Pola Makan Seimbang: Menjaga Imun dan Mood

Di era fast food dan minuman manis, menjaga pola makan jadi tantangan generasi Z.

Studi meta-analisis dengan 8,5 juta partisipan menemukan konsumsi minuman manis (Sugar-Sweetened Beverages/SSBs) meningkatkan risiko:

  • Diabetes tipe 2 sebesar 26%
  • Obesitas sebesar 55% (Malik, 2019)

Sementara itu, pola makan tinggi buah, sayur, kacang-kacangan, dan ikan dapat menurunkan risiko depresi hingga 33% dibanding pola makan olahan (Lassale, 2019).

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan melalui kampanye “Isi Piringku” merekomendasikan:

  • Makanan pokok: nasi, jagung, singkong, ubi, gandum (lebih baik whole grain)
  • Lauk-pauk: protein hewani (ikan, ayam, telur, daging) dan nabati (tahu, tempe, kacang)
  • Sayuran: sepertiga dari separuh piring dengan beragam warna
  • Buah-buahan: dua pertiga dari separuh piring sebagai sumber serat dan vitamin
  • Air putih: minimal 8 gelas per hari, hindari minuman manis berlebihan
Baca Juga:  Ini 13 Tips Kurangi Konsumsi Gula, Biar Nggak Gampang Lapar!

Dengan menerapkan olahraga teratur, tidur cukup, dan pola makan seimbang, generasi Z dapat menjaga keseimbangan fisik serta mental.

Kebiasaan sehat ini juga membantu meningkatkan kualitas hidup dalam jangka panjang.

(ADN/NID/RAD)

 

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending