Connect with us

Otomotif

Jangan Kebiasaan! Ini Risiko Kalau Sering Taruh Jari di Tuas Rem Motor

Simak, ini risiko dan dampak yang akan memengaruhi komponen motor jika kamu kebiasaan menaruh jari di tuas rem!

Logompn

Published

on

Jangan kebiasaan! ini risiko kalau sering taruh jari di tuas rem motor
Risiko Sering Taruh Jari di Tuas Rem Motor | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 September 2025 - Tahukah kamu bahwa kebiasaan menaruh jari di tuas rem depan motor, terutama saat berkendara, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan?

Meski dianggap sebagai tindakan sigap dalam pengereman, praktik ini justru disebut bisa memicu refleks yang berbahaya ketika pengendara panik.

Oleh karena itu, memahami teknik pengereman yang benar termasuk bagian dari tips dan trik otomotif yang penting untuk diterapkan dalam berkendara sehari-hari. Berikut adalah penjelasannya.

Risiko Kecelakaan

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani menyebut bahwa kebiasaan menaruh jari di tuas rem berisiko pada kecelakaan.

Dalam laman Wahana Honda, ia menjelaskan bahwa refleks menarik tuas rem saat panik bisa menyebabkan motor tergelincir atau terjungkal.

“Otak cenderung akan memberi sinyal refleks untuk mengerem sekuatnya bila ada potensi bahaya di jalan, misalnya orang menyeberang sembarang. Dalam kondisi panik, ada kemungkinan tuas gas belum tertutup penuh. Di saat bersamaan,  jari tangan kanan sudah refleks menarik tuas rem,” jelasnya dikutip MPN Indonesia, Senin (22/9).

Dalam situasi ini, risiko kecelakaan meningkat karena pengereman tidak optimal akibat ban depan yang bisa terkunci atau slip.

Selain meningkatkan risiko kecelakaan, kebiasaan tersebut juga dapat berdampak negatif pada performa komponen motor, khususnya pada motor matic. Berikut adalah penjelasannya!

Berdampak pada Komponen Motor

Mengutip informasi dari laman Daya Auto, kebiasaan meletakkan jari di tuas rem bisa menyebabkan tangan secara tidaks sengaja menekan rem secara terus menerus.

Baca Juga:  Bolehkah Perpanjang STNK Lewat Jasa Calo? Ini Plus Minusnya!

Hal ini bisa memiliki dampak negatif yang menyebabkan kerusakan pada komponen motor, seperti keausan kampas ganda dan kerusakan rumah kampas ganda.

Adapun beberapa dampak teknis yang terjadi akibat kebiasaan meletakkan jari di tuas rem motor matic antara lain:

1. Boros Bahan Bakar

Jika rem ditekan secara terus menerus, baik sadar ataupun tidak, kinerja mesin akan lebih berat sehingga butuh bahan bakar lebih banyak. Hal ini lah yang bisa menyebabkan bahan bakar akan lebih boros dari biasanya.

2. Kerusakan pada Komponen Rem

Tuas rem yang sering ditekan akan menyebabkan keausan pada beberapa komponen seperti kampas rem yang jadi lebih cepat aus, piringan cakram lebih cepat menipis, bahkan kerusakan pada kaliper rem.

3. Merusak Sistem Kelistrikan Motor

Ketika kamu menekan tuas rem, switch rem akan menghubungkan arus listrik ke lampu sehingga ketika rem ditekan lampu rem akan ikut menyala.

Bayangkan, jika kamu selalu refleks menekan tuas rem di waktu-waktu yang tidak begitu diperlukan, maka akan mengakibatkan kerusakan pada sistem kelistrikan, seperti bola lampu rem akibat panas berlebih.

Teknik Pengereman yang Aman

Beberapa tipe motor, terutama matic, telah dilengkapi dengan teknologi Antilock Brake System (ABS) yang dirancang untuk mencegah rem mengunci saat pengereman mendadak atau di permukaan licin.

Training Analyst PT WMS, Wahyu Budhi menyatakan bahwa ABS akan aktif ketika kecepatan motor sudah di atas 10 km/jam dan mampu mencegah slip.

Namun, ia menegaskan bahwa penggunaan ABS tidak serta merta menghilangkan risiko sehingga teknik pengereman tetap harus dilakukan dengan benar.

“Pengereman akan lebih efektif dan aman jika dilakukan secara bersamaan antara tuas depan dan belakang serta dengan porsi yang benar. Apalagi pada kecepatan yang tinggi,” jelas Wahyu Budhi.

Baca Juga:  10 Cara Merawat Mesin Motor agar Performa Tetap Stabil

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending