Connect with us

Berita

Viral Menu MBG Pangsit-Kentang Rebus di SDN Depok, Kepala SPPG: Supaya Anak Tidak Bosan

Kepala SPPG Dapur Mampang 1 menanggapi menu MBG yang viral di sosmed dengan menyebut bahwa menu tersebut telah dirancang berdasarkan hasil analisis ahli gizi dan tim dapur.

Logompn

Published

on

Menu mbg pangsit kentang rebus di sdn depok
Menu MBG Pangsit-Kentang Rebus di SDN Depok | Gambar: Instagram/@pandemictalks

MPN Indonesia 7 Oktober 2025 - Menu makan bergizi gratis (MBG) di SDN Mampang 1, Kota Depok, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah viral di media sosial pada Senin (6/10).

Foto yang tersebar menunjukkan isi menu MBG berupa tiga iris kentang rebus, irisan wortel kukus, pangsit goreng, saus saset, dan satu buah jeruk.

Unggahan ini kemudian menuai keluhan dari sejumlah orang tua siswa yang menilai menu tersebut tidak menarik dan tidak layak dikonsumsi.

Menanggapi hal ini, Kepala SPPG Dapur Mampang 1, Mustika Fie, menyampaikan bahwa menu tersebut dirancang berdasarkan hasil analisis ahli gizi dan tim dapur setelah ditemukan lima kantong sampah makanan berisi nasi dan sayur terbuang pada minggu pertama MBG.

“Kami memilih menggunakan menu itu karena berdasarkan hasil analisis ahli gizi beserta tim koki dan seluruh tim kami itu, ketika di minggu pertama hari ketiga, tepatnya di hari Rabu itu, banyak tersisa food wasted,” katanya kepada wartawan pada Selasa (7/10).

Akhirnya, kata Mustika, pihak SPPG mencoba untuk merancang menu agar siswa tidak bosan.

“Kami di hari Kamis itu mencoba merancang menu kembali supaya anak itu tidak bosan,” tuturnya.

Telah Penuhi Kandungan Gizi

Menurut Mustika, meskipun tampilan menu dinilai kurang menarik, namun kandungan gizinya tetap diperhatikan.

Ia menyatakan bahwa kentang menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat, wortel sebagai sayuran, dan pangsit berisi telur ayam, daging ayam, tahu, serta daun bawang sebagai sumber protein.

“Kami sudah ibaratnya di dalam ompreng itu sudah ada kandungan dari karbohidrat, terus protein, nabati, hewani, buah itu sudah masuk. Dan kemudian ada sayurnya,” ujarnya.

Ahli Gizi SPPG Mampang 1 Pancoran Mas, Deni Rizky Iftitah juga menyebutkan bahwa total energi pada menu MBG yang sempat viral mencapai 333 kkal.

Baca Juga:  Gibran Unggah Wajah Staf SPPG yang Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Angka tersebut sesuai dengan kebutuhan kalori anak SD kelas 1-3 yaitu sekitar 300-350 kkal dengan rincian, kentang sebanyak 125 kkal, tahu sebanyak 32 kkal, telur, ayam, dan tahu dalam pangsit sebanyak 22,38 kkal, serta jeruk manis seberat 130 gram setara dengan 113,3 kkal.

Dikritik soal potongan kentang rebus, Deni juga menyebut bahwa potongan tersebut telah sesuai standar. Namun terkait tampilan, Deni mengaku pihaknya kurang dalam penyajian.

“Namun memang yang terlihat itu kami mohon maaf karena penyajian kami kurang menarik, kurang menarik minat masyarakat anak-anak sekolah untuk memakan menu tersebut,” kata Deni.

(AKM/NID/RAD)

Trending