Viral
Diduga Malapraktik, Warga Bekasi Meninggal Usai Operasi di RS Karawang dengan Perut Berisi Kain Kasa
Warga Kabupaten Bekasi digemparkan oleh video viral yang menampilkan jenazah seorang wanita dalam kondisi luka bekas operasi di bagian perut bawah belum dijahit dan berisi kain kasa.
MPN Indonesia 14 Oktober 2025 - Warga Kabupaten Bekasi digemparkan oleh video viral yang menampilkan jenazah seorang wanita dalam kondisi luka bekas operasi di bagian perut bawah belum dijahit dan berisi kain kasa.
Peristiwa ini terjadi setelah korban, bernama Mursiti (62), menjalani operasi di Rumah Sakit Hastien, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang dan diduga kuat sebagai kasus kelalaian medis atau malapraktik.
Luka Terbuka Korban Hanya Ditutup Kain Kasa
Korban merupakan warga Kampung Pamahan, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Ia sebelumnya dibawa ke RS Hastien pada Senin (6/10) karena keluhan bisul di area bokong.
Setelah menjalani pemeriksaan di UGD, korban dioperasi pada Selasa (7/10) pukul 09.00 WIB, lalu dipulangkan ke rumah pada Rabu (8/10). Namun, kondisi korban terus memburuk dan meninggal dunia di rumah pada Sabtu dini hari (11/10).
Adik korban, Acih Sukarsih (41), menyatakan bahwa keluarga tidak pernah diberi penjelasan terkait operasi di bagian perut bawah. Saat mengganti pampers, ditemukan luka terbuka yang hanya ditutup kapas dan berisi kasa.
“Kami kaget karena waktu mengganti pampers, ternyata luka di bawah perut terbuka dan berisi kasa. Tidak dijahit, hanya disumpal kapas. Dokter tidak pernah menjelaskan soal itu,” katanya saat dikonfirmasi wartawan pada Minggu (12/10).
Pihak Rumah Sakit Klarifikasi
Menanggapi hal ini, Manajer Pelayanan Medis RS Hastien, Fahri Trisnaryan, menjelaskan bahwa pasien datang dengan keluhan nyeri dan bengkak pada bokong serta perut bawah, disertai demam dan memiliki riwayat diabetes melitus.
Ia menyebut tindakan medis berupa operasi evakuasi nanah dan debridement dengan irigasi antiseptik dilakukan karena infeksi meluas hingga rongga perut bawah.
Luka tidak dijahit rapat karena diberi kasa sebagai bagian dari prosedur drainase.
“Pasien memiliki riwayat diabetes melitus (DM) yang memperberat kondisi infeksi. Kami melakukan operasi evakuasi nanah dan pembersihan luka (debridement) dengan irigasi antiseptik. Luka tidak dijahit rapat, melainkan diberi kasa untuk drainase,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumberurip, Jajang Sujai, yang mendampingi keluarga saat mendatangi RS Hastien, menyebut bahwa tindakan tersebut sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Pihak rumah sakit menjawab bahwa keberadaan kasa itu bagian dari SOP tindakan medis. Namun kami tetap berharap ada penelusuran lebih lanjut apakah tindakan itu sesuai prosedur atau tidak,” kata Jajang.
DPR Buka Suara, Minta IDI Ikut Investigasi
Peristiwa ini turut menyorot perhatian Anggota DPR RI Komisi IX, Cellica Nurrachadiana. Ia meminta semua pihak menahan diri serta menunggu hasil investigasi resmi.
Cellica sendiri telah mengunjungi RS Hastien pada Senin (13/10) untuk memperoleh klarifikasi langsung dari pihak rumah sakit dan menyatakan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang telah mulai melakukan investigasi.
“Kita turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah. Namun, tentu harus ada penelusuran yang objektif dan profesional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya dihadapan awak media, Selasa (14/10).
Ia menekankan pentingnya transparansi serta perlindungan terhadap hak pasien dan tenaga medis. Ia juga mendorong Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk turut melakukan penelusuran menyeluruh.
“Transparansi penting agar tidak ada pihak yang dirugikan. Ini juga jadi pengingat bagi semua rumah sakit untuk memperkuat komunikasi dengan keluarga pasien,” katanya.
Hingga saat ini, keluarga korban masih menunggu hasil investigasi lanjutan dari pihak berwenang.
Mereka juga mempertimbangkan untuk melaporkan kasus dugaan malapraktik ini kepada pihak kepolisian apabila ditemukan bukti cukup.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
