Connect with us

Internasional

Makin Tegang! Korea Utara Perintahkan Militernya Bersiap Tembak Korea Selatan di Perbatasan

Ketegangan Korea Utara dan Korea Selatan memuncak setelah tuduhan penerbangan drone. Militer Korea Utara bersiap menembak di perbatasan.

Actress 1299250

Published

on

Makin Tegang! Korea Utara Perintahkan Milternya Bersiap Tembak Korea Selatan di Perbatasan
Kim Jong Un. Gambar : AFP/KCNA

MPN Indonesia 14 Oktober 2024 - Pada Minggu (13/10), Korea Utara memerintahkan unit militernya di perbatasan untuk bersiap menembak ke arah Korea Selatan.

Langkah ini dilakukan setelah adanya klaim bahwa Korea Selatan menerbangkan drone yang membawa selebaran propaganda ke wilayah udara Pyongyang.

Hal itu dianggap sebagai tindakan provokasi oleh pihak Korea Utara.

Ketegangan antara kedua negara saat ini berada di titik kritis. Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, sebelumnya telah menyatakan bahwa Korea Selatan adalah musuh utama negaranya.

Merespons ketegangan ini, kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA, mengutip pernyataan Kementerian Pertahanan yang menyatakan bahwa Staf Umum Tentara Rakyat Korea (KPA) telah mengeluarkan perintah operasi pada 12 Oktober 2024 bagi unit artileri di perbatasan untuk bersiap sepenuhnya melepaskan tembakan.

Perintah Siaga Militer dan Pemantauan Ketat

Kementerian Pertahanan Korea Utara menyatakan bahwa delapan brigade artileri di perbatasan dipersenjatai dengan kekuatan penuh.

Selain itu, unit-unit lain diperintahkan untuk meningkatkan pemantauan dengan kesiapan tinggi, sementara pos pengamatan anti-udara diperkuat di sekitar ibu kota, Pyongyang.

Tuduhan Korea Utara dan Respons Korea Selatan

Korea Utara sebelumnya mengeklaim bahwa Korea Selatan menerbangkan drone yang membawa selebaran propaganda ke wilayah udara Pyongyang pada 3, 9, dan 10 Oktober 2024.

Menurut laporan KCNA, selebaran tersebut berisi pesan-pesan anti-rezim yang penuh dengan rumor dan informasi yang menghasut.

Kementerian Luar Negeri Korea Utara menganggap tindakan ini sebagai bentuk serangan militer yang serius dan tidak dapat ditoleransi.

Di pihak Korea Selatan, Menteri Pertahanan Kim Yong-hyun awalnya membantah tuduhan tersebut.

Baca Juga:  Momen Sabrina Chairunnisa Lulus Summer School di Korea

Namun, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan kemudian meralat pernyataan tersebut.

“Tidak bisa memastikan apakah tuduhan Korea Utara benar atau tidak,” jelas Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Pernyataan ini menunjukkan ketidakpastian dari pihak Korea Selatan terkait tuduhan yang dilontarkan Korea Utara.

Ketegangan di perbatasan semakin diperparah oleh ancaman Korea Utara untuk menutup perbatasan secara permanen.

Trending