Connect with us

Viral

Wahana Rainbow Slide di Pasar Malam Kalbar Ambruk, Pihak Pengelola Dipanggil Polisi

Wahana rainbow slide di pasar malam Air Upas, Ketapang, Kalimantan Barat ambruk dan menimpa enam orang. Polisi memanggil pengelola serta memeriksa saksi di lokasi.

Logompn

Published

on

Wahana rainbow slide di pasar malam kalbar ambruk, pihak pengelola dipanggil polisi
Wahana Rainbow Slide di Pasar Malam Kalbar Ambruk, Pihak Pengelola Dipanggil Polisi. Gambar : Dok. Humas Polres Ketapang

Kalimantan Barat, MPN Indonesia 21 Oktober 2025 - Wahana permainan rainbow slide di area pasar malam Lapangan Kantor Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, ambruk pada Sabtu (18/10) malam.

Peristiwa itu terjadi di malam pertama pembukaan pasar malam dan menimbulkan kepanikan di antara para pengunjung.

Insiden bermula ketika wahana dipadati anak-anak yang ingin berseluncur menggunakan ban.

Bagian tengah perosotan setinggi enam meter dan panjang 40 meter itu tiba-tiba runtuh terlebih dahulu, sebelum seluruh struktur ikut roboh dan menjatuhkan pengunjung yang berada di atasnya.

Enam Orang Jadi Korban

Akibat kejadian tersebut, enam orang mengalami luka-luka.

Dua korban di antaranya mengalami patah tulang, sementara lainnya luka ringan.

Salah satu korban diketahui merupakan kru wahana yang ikut terjatuh saat struktur rainbow slide ambruk.

Kepala Desa Air Upas, Agus Purwanto, membenarkan insiden itu.

Para korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Air Upas sebelum dirujuk ke rumah sakit di Kota Ketapang.

“Ada empat korban, dua mengalami patah tulang dan dua lainnya luka-luka. Semua sempat dibawa ke IGD Puskesmas Air Upas, lalu dirujuk ke rumah sakit di Kota Ketapang untuk perawatan lebih lanjut,” ujar Agus kepada wartawan, Minggu (19/10).

Namun, data terbaru menyebutkan jumlah korban mencapai enam orang, terdiri atas lima anak-anak dan satu orang dewasa.

Agus memastikan pihak penyelenggara pasar malam siap menanggung seluruh biaya pengobatan.

“Kami minta penyelenggara menanggung penuh biaya pengobatan korban. Untuk dugaan kelalaian dan unsur pidana, kami serahkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.

Polisi Panggil Pengelola dan Saksi

Kepolisian Resor Ketapang telah turun tangan menyelidiki penyebab ambruknya wahana.

Baca Juga:  Dua Siswa SMP di Brebes Meninggal Dunia Usai Tersambar Petir

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, melalui Kasi Humas IPTU Niptah Alimudin, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kejadian ini.

“Langkah-langkah yang kami ambil adalah mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, serta memanggil penanggung jawab wahana permainan dan saksi-saksi yang berada di lokasi untuk dimintai keterangannya,” jelas IPTU Niptah kepada wartawan, Senin (20/10).

Polisi juga akan memeriksa pengelola pasar malam dan penanggung jawab rainbow slide untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian teknis yang menyebabkan robohnya wahana.

“Kami akan memanggil penanggung jawab wahana permainan untuk dimintai keterangannya,” ucap Iptu Niptah.

Ia menambahkan, seluruh wahana di area pasar malam sementara ditutup selama proses penyelidikan dan perbaikan berlangsung.

“Penutupan dilakukan untuk kepentingan penyelidikan sekaligus karena adanya kerusakan pada sarana permainan tersebut. Kami masih mendalami penyebab pasti ambruknya wahana,” ungkapnya.

Dugaan Kelalaian Teknis

Berdasarkan penyelidikan awal, dugaan sementara mengarah pada kelalaian teknis dalam pemasangan struktur wahana.

Rainbow slide yang terbuat dari besi itu diduga tidak memiliki kekuatan penahan memadai di bagian tengah, sehingga menyebabkan keruntuhan total.

Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah rekaman video detik-detik ambruknya wahana beredar luas.

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat bagian tengah perosotan runtuh lebih dulu sebelum seluruh struktur jatuh dan menimbulkan teriakan panik dari pengunjung.

Petugas Polsubsektor Air Upas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hingga Minggu (19/10) sore, kepolisian masih memintai keterangan dari operator wahana dan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan di area publik tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending