Connect with us

Internasional

Longsor Salju Terjadi di Gunung Yalung Ri Nepal, 7 Orang Dikabarkan Tewas

Setidaknya tujuh pendaki tewas akibat longsor salju yang melanda kamp pendakian di Gunung Yalung Ri, Nepal timur, pada Senin pagi (3/11).

Logompn

Published

on

Longsor salju terjadi di gunung yalung ri nepal, 7 orang dikabarkan tewas
Longsor Salju Terjadi di Gunung Yalung Ri Nepal, 7 Orang Dikabarkan Tewas | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 November 2025 - Setidaknya tujuh pendaki tewas akibat longsor salju yang melanda kamp pendakian di Gunung Yalung Ri, Nepal timur, pada Senin pagi (3/11).

Insiden terjadi saat tim beranggotakan 15 orang berada di lereng gunung setinggi 5.630 meter tersebut sebelum akhirnya longsor terjadi secara tiba-tiba dan mengubur seluruh tim dalam hitungan detik.

“Longsor mengubur semua orang di lereng,” ungkap Wakil Kepala Kepolisian Gyan Kumar Mahato seperti dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, Rabu (5/11).

Korban tewas akibat insiden itu terdiri dari tiga pendaki asal Prancis, satu pendaki asal Kanada, satu pendaki asal Italia, serta dua pendaki asal Nepal.

Selain korban tewas, empat pendaki Nepal mengalami luka-luka dan berhasil dievakuasi, sementara empat lainnya masih dinyatakan hilang.

Kondisi Cuaca Hambat Operasi Penyelamatan

Longsor salju ini terjadi di Lembah Rolwaling, wilayah timur laut Nepal yang dikenal memiliki kombinasi medan berbatu, es, dan salju.

Cuaca buruk dan salju tebal yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari sebelumnya memperburuk situasi dan menghambat operasi penyelamatan.

Tim penyelamat menghadapi kendala besar akibat cuaca ekstrem yang membuat helikopter tidak dapat segera mencapai lokasi.

“Kami berteriak meminta pertolongan, tetapi tidak ada yang bisa mencapai kami. Kami diberi tahu helikopter akan datang setelah empat jam, tetapi ketika itu terjadi, beberapa teman kami sudah tidak selamat,” ungkap salah satu pendaki yang selamat.

Helikopter penyelamat baru berhasil mendarat di lokasi pada Senin malam. Sementara itu, tim penyelamat darat dikerahkan dan melanjutkan pencarian pada Selasa pagi (4/11).

Risiko Pendakian Meningkat saat Musim Gugur

Insiden ini terjadi saat musim gugur, periode yang dikenal memiliki risiko lebih tinggi dalam pendakian di Himalaya.

Baca Juga:  Gempa Panama M 7,7 Picu Peringatan Tsunami

Nepal, yang menjadi rumah bagi delapan dari 14 puncak tertinggi dunia, termasuk Gunung Everest, menarik ratusan pendaki setiap tahun.

Namun, pada Oktober hingga November, kondisi pendakian menjadi lebih sulit karena hari yang lebih pendek, suhu yang lebih dingin, serta medan yang tertutup salju.

Sebelumnya, Siklon Montha membawa hujan deras dan salju lebat di berbagai wilayah Nepal, termasuk di jalur-jalur pendakian populer, membuat sejumlah pendaki dan wisatawan terjebak.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending