Berita
Banyak Laporan Kebut-kebutan, Pramono Anung Latih 1.000 Pengemudi Baru JakLingko
Pramono Anung menyetujui pelatihan terhadap 1.000 pengemudi baru JakLingko menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait sopir yang mengemudi ugal-ugalan.
MPN Indonesia 16 November 2025 - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui pelatihan terhadap 1.000 pengemudi baru JakLingko sebagai respons atas banyaknya laporan masyarakat terkait sopir yang mengemudi ugal-ugalan.
Menurut Pramono, pengemudi JakLingko kerap bertindak seolah mengendarai mobil pribadi, termasuk membawa keluarga saat bertugas dan ngebut di jalanan.
Ia menyatakan telah berdiskusi dengan Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, dan menyetujui usulan untuk merekrut serta melatih pengemudi baru.
“Saya menyetujui apa yang dilakukan oleh Mikrotrans untuk melakukan pelatihan kurang lebih seribu pengemudi baru,” ujarnya saat ditemui awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (10/11).
Evaluasi dan Pembenahan Sopir JakLingko
Selain masalah keselamatan berkendara, Pramono juga mengungkap bahwa banyak sopir JakLingko saat ini sudah berusia lanjut, antara 58 hingga 60 tahun, yang menurutnya berdampak pada performa kerja.
Oleh karena itu, evaluasi dan regenerasi pengemudi menjadi langkah penting dalam kebijakan pemerintah memperbaiki kualitas transportasi publik di Jakarta.
“Beberapa usianya sudah di atas 58 dan 60 tahun dan mereka juga kemudian performanya memang perlu kita evaluasi,” katanya.
Di samping pelatihan pengemudi baru, Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan peningkatan jumlah sopir perempuan di Transjakarta melalui program Women Empowerment: Pelatihan Mengemudi Khusus Perempuan yang telah meluluskan 13 pramudi wanita.
Pramono berharap partisipasi perempuan sebagai pengemudi Transjakarta bisa mencapai lebih dari 10 persen.
“Untuk program atau kerja sama ini dilanjutkan, agar perempuan di Jakarta tidak hanya 2–3 persen yang menjadi pengemudi Transjakarta, saya menargetkan mudah-mudahan bisa sampai dengan di atas 10 persen,” ungkapnya di Cawang, Jakarta Timur.
Sanksi Tegas Sopir Ugal-ugalan
Sebelumnya, Pramono juga telah mengingatkan bahwa sopir yang tidak bisa ditertibkan akan diberhentikan.
“Saya juga mendapatkan laporan mengenai hal tersebut, tentunya yang ugal-ugalan harus ditertibkan. Kalau nggak bisa ditertibkan, saya akan minta untuk diberhentikan,” ucapnya pada 18 Juni 2025 di Balai Kota Jakarta.
Menjawab keluhan masyarakat mengenai lamanya waktu tunggu JakLingko, Pramono menyampaikan bahwa penambahan unit armada telah mulai dilakukan untuk mengurangi waktu tunggu.
“Kemarin keluhannya menunggunya terlalu lama. Memang sekarang sudah mulai dilakukan penambahan unit, jadi menunggunya sekarang tidak terlalu lama,” jelasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
