Sopir Jaklingko di Buaran dipecat Transjakarta setelah menghina penumpang perempuan dengan sebutan “monyet”.
Pramono Anung menyetujui pelatihan terhadap 1.000 pengemudi baru JakLingko menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait sopir yang mengemudi ugal-ugalan.
Pramono Anung menyatakan akan mempertimbangkan usulan masyarakat mengenai pemberlakuan tarif pada layanan Mikrotrans atau Jaklingko yang selama ini digratiskan.
Tiga sopir angkot JakLingko ditangkap setelah terbukti mencuri lima unit Electronic Control Unit (ECU).
Pramono Anung menyatakan sikap tegas terhadap perilaku sopir JakLingko yang ugal-ugalan.