Connect with us

Berita

Daftar 24 Perusahaan yang Terkontaminasi Radioaktif di Cikande, Ada Nike dan Adidas

Sebanyak 24 perusahaan di MCIE Serang terdeteksi terpapar radioaktif Cs-137. Kemenperin ungkap tingkat paparan, sumber kontaminasi, dan proses dekontaminasi.

Logompn

Published

on

Daftar 24 perusahaan yang terkontaminasi radioaktif di cikande, ada nike dan adidas
Ilustrasi Radioaktif. Gambar: Ilustrasi Canva

Banten, MPN Indonesia 14 November 2025 - Sebanyak 24 perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande Industrial Estate (MCIE), Serang, Banten, terdeteksi terpapar zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).

Temuan ini disampaikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (10/11).

Kontaminasi radioaktif ditemukan pada berbagai sektor industri, seperti peleburan logam, pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), industri makanan, serta manufaktur.

Beberapa perusahaan besar juga masuk dalam daftar, termasuk PT Nikomas Gemilang, pemasok global merek Nike, Adidas, dan Puma, serta PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, produsen agribisnis asal Thailand.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menyampaikan bahwa tingkat paparan radiasi bervariasi.

“Tim Satgas dalam hal ini Kemenko Pangan sebagai Ketua Satgas menetapkan Kawasan Industri MCIE sebagai kejadian berupa insiden serius,” ujar Setia dalam rapat tersebut, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube TVR Parlemen, Jumat (14/11).

Tingkat Paparan dan Lokasi Kontaminasi

Paparan radiasi ditemukan pada beberapa kategori industri dengan laju dosis yang berbeda. Berikut rincian hasil pemetaan dan pemeriksaan:

  • 15 industri peleburan logam
    Laju dosis: 0,18-700 mikro sievert/jam
  • 3 industri pengelolaan limbah B3
    Laju dosis: 0,24-0,4 mikro sievert/jam
  • 3 industri makanan
    Laju dosis: 1,6-152 mikro sievert/jam
  • 6 titik timbunan scrap
    Laju dosis: 11-10.000 mikro sievert/jam
    (dikategorikan sangat berbahaya)

Proses dekontaminasi telah dilakukan pada 22 titik oleh tim gabungan dari Kemenperin, Bapeten, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Baca Juga:  Viral Kisah Rahim Wanita Copot Usai Melahirkan di Dukun Beranak, dr Gia Pratama: Tali Pusar Ditarik Paksa

“Perlu kami sampaikan bahwasannya dari 22 titik tadi yang diduga ada area radiasi itu sudah dilakukan dekontaminasi. Dan proses dekontaminasi ini kerja sama dengan KLH, BRIN, Bapeten, dan juga teman-teman di Satgas yang lainnya,” ungkap Setia.

Asal Usul Kontaminasi dan Penelusuran

Kasus ini bermula dari temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) terhadap kandungan Cs-137 pada produk udang beku PT Bahari Makmur Sejati.

Otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) kemudian mendeteksi kontainer terkontaminasi di empat pelabuhan besar:

  • Los Angeles
  • Houston
  • Savannah
  • Miami

Penelusuran Bapeten, Kemenperin, dan Kemenko Pangan mengarah pada sumber radiasi dari kawasan industri Cikande.

Dugaan sementara menyebut bahan logam bekas (scrap) sebagai sumber penyebaran Cs-137.

Daftar 24 Perusahaan Terdampak Cs-137 di MCIE

Berikut daftar perusahaan yang terdeteksi terpapar:

  1. PT Bahari Makmur Sejati
  2. PT Nikomas Gemilang
  3. PT Citra Baru Steel
  4. PT Valero Metals Jaya
  5. PT Universal Eco Pacific
  6. PT Sinta Baja Jaya
  7. PT Crown Steel
  8. PT Vita Prodana Mandiri
  9. PT Kanemory/Food Service
  10. PT Charoen Pokphand Indonesia
  11. PT Peter Metal Technology
  12. PT Growth Nusantara Industry
  13. PT Asa Bintang Pratama
  14. PT Sentosa Harmony Steel d/h PT Hwa Hok Steel
  15. PT Cahaya Logam Cipta Murni
  16. PT Ediral Tritunggal Perkasa
  17. PT Ever Loyal Copper
  18. PT Hightech Grand Indonesia
  19. PT Jongka Indonesia
  20. PT Kabatama Raya
  21. PT New Asia Pacific Copper Indonesia
  22. PT O.M. Indonesia
  23. PT Zhongtian Metal Indonesia
  24. PT Luckione Environment Science Indonesia

Pemantauan dan penyelidikan lanjutan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebaran kontaminasi baru di kawasan industri tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending