Connect with us

Politik

Prabowo Imbau Siswa Tak Usah Sambut Dirinya saat Kunker: Saya Kasihan Kalau Mereka Tunggu Lama

Presiden Prabowo mengimbau agar siswa tidak lagi dikerahkan menyambut kunjungan kerja demi menjaga waktu belajar dan keselamatan mereka.

Logompn

Published

on

Prabowo imbau siswa tak usah sambut dirinya saat kunker saya kasihan kalau mereka tunggu lama
Presiden Prabowo Subianto Memberikan Sambutan saat meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Gambar : Tangkapan Layar YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 20 November 2025 - Presiden Prabowo Subianto meminta agar siswa tidak lagi dikerahkan untuk menyambut dirinya saat melakukan kunjungan kerja.

Imbauan tersebut ia sampaikan saat meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Rabu (19/11).

Prabowo menilai siswa sebaiknya tetap berada di sekolah dan tidak menunggu di pinggir jalan.

“Saya minta Sekretaris Kabinet nanti tolong dibuat surat ke semua bupati, wali kota, kalau seandainya saya kunjungan kerja. Mohon anak-anak sekolah tidak perlu nyambut saya di pinggir jalan. Biarlah mereka di sekolah masing-masing,” ujar Prabowo saat memberikan pidato, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (20/11).

Alasan Presiden Mengeluarkan Imbauan

Prabowo menjelaskan dirinya khawatir anak-anak harus menunggu terlalu lama di bawah cuaca panas, yang dapat mengurangi jam belajar mereka.

“Saya kasihan kalau mereka tunggu lama di panas terik matahari, saya juga khawatir mengurangi jam sekolah mereka,” kata Prabowo.

Arahan Saat Peresmian Infrastruktur

Imbauan tersebut disampaikan bersamaan dengan peresmian lima infrastruktur transportasi di Yogyakarta, yaitu:

  • Jembatan Kabanaran di perbatasan Bantul–Kulon Progo, DIY
  • Jembatan Sambas Besar
  • Flyover Canguk
  • Underpass Gatot Subroto
  • Underpass Joglo

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa meski sambutan siswa kerap meriah, penyambutan tersebut tidak perlu dilakukan.

“Saya sangat terkesan, saya sangat terharu atas sambutan-sambutan itu hanya saya berpikir kasihan kalau mereka terlalu lama menunggu dan kadang-kadang konvoi saya lajunya cepat, sehingga saya tidak ada waktu untuk berdiri menyambut mereka,” jelasnya.

Siswa Diminta Tetap Belajar di Kelas

Prabowo menambahkan bahwa masyarakat, termasuk siswa, tetap dapat mengikuti kegiatannya melalui media seperti televisi. Ia menilai siswa lebih baik berada di kelas mengikuti pelajaran.

Baca Juga:  Menpora Siap Hadapi Gugatan Israel usai Atletnya Ditolak Ikut Kejuaraan Senam

“Kalau mereka mau lihat bisa mungkin dari TV. Dan kalau saya mau periksa saya akan masuk ke ruang kelas saja,” ungkapnya.

Ia kembali menekankan agar kepala daerah tidak lagi mengerahkan siswa untuk menyambut kunjungan kerjanya.

“Bupati di seluruh Indonesia dan wali kota, kalau saya datang tidak perlu anak-anak dikerahkan,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending