Connect with us

Teknologi

Google Rilis AI Gemini Nano Banana Pro, Edit Gambar Makin Terlihat Real!

Nano Banana Pro resmi meluncur di Indonesia. Model AI berbasis Gemini 3 Pro ini menawarkan kemampuan manipulasi visual, teks, dan komposisi gambar yang lebih presisi.

Logompn

Published

on

Google rilis ai gemini nano banana pro, edit gambar makin terlihat real!
Google rilis Gemini Nano Banana Pro. Gambar: Dok. Google

MPN Indonesia 23 November 2025 - Google resmi meluncurkan Nano Banana Pro, model terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini 3 Pro, yang dirancang untuk menyempurnakan pembuatan dan penyuntingan gambar secara lebih realistis.

Model ini diumumkan secara global pada aplikasi Gemini dan telah tersedia di Indonesia per Jumat (21/11).

Nano Banana Pro dibekali dengan kemampuan visual yang ditingkatkan, termasuk akurasi teks multibahasa, manipulasi visual tingkat lanjut, serta kontrol kreatif layaknya studio profesional.

Nama populer “Nano Banana” merupakan istilah internal Google yang merujuk pada antusiasme pengguna terhadap fitur editing Gemini.

Model aslinya adalah Gemini 2.5 Flash Image yang pertama kali diluncurkan pada akhir Agustus.

Versi terbarunya, Nano Banana Pro, menggabungkan kemampuan reasoning dan pengetahuan dunia nyata untuk memvisualisasikan informasi secara presisi dan akurat.

Melalui integrasi teknologi Gemini 3 Pro, pengguna dapat menghasilkan gambar dengan elemen teks yang lebih terstruktur dan kaya gaya, termasuk dalam berbagai bahasa.

“Dengan Nano Banana Pro, Anda bisa membuat teks yang lebih detail dalam mockup atau poster, lengkap dengan variasi font, tekstur, dan gaya kaligrafi yang lebih kaya,” ujar Naina Raisinghani, Product Manager Google DeepMind, dikutip MPN Indonesia dari Blog Resmi Google, Minggu (23/11).

Fitur Utama Nano Banana Pro

Nano Banana Pro menonjolkan fitur-fitur penyuntingan visual seperti:

  • Pengubahan bahasa dan jenis font dalam gambar tanpa mengubah elemen visual lainnya.
  • Kemampuan memahami dan menerapkan variasi tekstur, kaligrafi, dan font yang lebih luas.
  • Kontrol kreatif seperti mengubah sudut kamera, menyesuaikan fokus, menerapkan gradasi warna, serta mengubah suasana gambar dari siang ke malam.
Baca Juga:  Meta Rilis Muse Spark, Siap Saingi GPT dan Gemini

Sebagai contoh, prompt seperti “Terjemahkan semua teks bahasa Inggris pada ketiga kaleng kuning dan biru ke dalam bahasa Korea, tetapi biarkan visual lainnya tetap sama,” dapat direspons Nano Banana Pro dengan hanya mengubah teks, tanpa memodifikasi elemen lain dari gambar.

Model ini juga memungkinkan pembuatan visual kompleks, seperti penggabungan beberapa gambar menjadi satu format sinematik 16:9, sambil mempertahankan konsistensi objek, termasuk perubahan elemen visual seperti gaun manekin.

Pengguna dapat menghasilkan gambar medium shot berisi 14 karakter berbulu halus dalam satu frame secara otomatis dan realistis.

Dukungan dan Akses Pengguna

Nano Banana Pro tersedia dalam dua versi:

  • Versi gratis, dengan kuota terbatas.
  • Versi berbayar (AI Plus, Pro, dan Ultra), dengan batas penggunaan lebih tinggi.

Google juga menghapus watermark (tanda air) untuk pengguna AI Ultra, sementara pengguna lain masih melihat watermark yang bisa diperiksa menggunakan ekstensi @SynthID di aplikasi Gemini.

Google menyediakan opsi bagi kreator untuk memilih antara:

  • Nano Banana original, untuk editing cepat dan ringan.
  • Nano Banana Pro, untuk kebutuhan komposisi visual tingkat lanjut dengan hasil berkualitas tinggi.

Model AI ini ditujukan bagi kalangan profesional seperti fotografer, desainer, pemasar, hingga sineas, dengan kemampuan rendering teks panjang dan pendek secara akurat serta mendukung proses produksi kreatif dari konsep hingga eksekusi akhir.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending