Connect with us

Viral

Viral di Sosmed! Mobil Polisi Terekam Ugal-ugalan di Jalan Tol Tangerang-Merak

Aksi ugal-ugalan mobil polisi di Tol Tangerang-Merak viral di media sosial. Pengemudi, Brigadir AP dari Polresta Tangerang, mengakui perbuatannya dan kini menjalani pemeriksaan Propam meski hasil tes urinenya negatif.

Logompn

Published

on

Viral di sosmed! mobil polisi terekam ugal ugalan di jalan tol tangerang merak
Viral di Sosmed! Mobil Polisi Terekam Ugal-ugalan di Jalan Tol Tangerang-Merak. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@bapk_gia

Banten, MPN Indonesia 25 November 2025 - Sebuah video berdurasi 16 detik yang menunjukkan aksi ugal-ugalan mobil polisi di Jalan Tol Tangerang-Merak pada Kamis (20/11) menjadi viral di media sosial.

Mobil dinas jenis sedan Mitsubishi Lancer bernomor polisi 1804-32 terlihat melaju agresif dan nyaris menyenggol kendaraan lain di Tol KM 20 Bitung, Tangerang, Banten.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB ketika lalu lintas sedang padat.

Mobil tersebut diketahui dikendarai oleh anggota Satuan Sabhara Polresta Tangerang, Brigadir AP (Brigadir Agung), yang sedang dalam perjalanan menuju kantor untuk menjalankan tugas perawatan kendaraan dinas.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @Bpak Gia, pengendara menyebut mobil polisi itu sempat menyenggol kendaraannya dan hampir memicu kecelakaan beruntun.

“Jalanan padat, semua rapi berbaris, malah polisi ini nyenggol mobil saya, sampe spionnya mobilnya hampir ketutup dan hampir menyebabkan kecelakaan beruntun,” tulis akun tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (25/11).

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada membenarkan identitas pengemudi dalam video tersebut.

“Dalam pemeriksaannya, Brigadir AP mengakui bahwa pengendara dalam video yang beredar luas di media sosial TikTok adalah dirinya,” ujar Kombes Pol Andi dalam keterangan tertulis pada Senin (24/11).

Brigadir AP Akui Perbuatan dan Jalani Pemeriksaan Propam

Dalam berita acara interogasi (BAI) oleh Unit Paminal Sie Propam Polresta Tangerang, Brigadir AP menyampaikan bahwa manuver membahayakan itu ia lakukan karena berupaya menghindari kendaraan di depannya.

“Sehingga terlihat memepet kendaraan lain dan berkendara secara tidak terkontrol,” jelas Brigadir AP.

Baca Juga:  Sebanyak 1.700 Pendatang Baru Tiba di Jakarta usai Lebaran

Ia juga telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas tindakan tersebut dan menyatakan penyesalan atas perilaku yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

Kombes Pol Andi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran oleh anggota.

“Kami menindaklanjuti setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota. Tidak ada toleransi bagi perilaku anggota yang melanggar baik disiplin maupun kode etik,” tegas Kombes Pol Andi.

Tes Urine Negatif, Proses Disiplin Tetap Berlanjut

Sebagai bagian dari pemeriksaan internal, Brigadir AP telah menjalani tes urine.

Hasilnya menunjukkan negatif dari kandungan amphetamine maupun methamphetamine.

Meski demikian, proses penegakan disiplin tetap berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

(AKM/NID/RAD)

Trending