Connect with us

Teknologi

Starlink Gratiskan Layanan Akses Internet untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatra

Starlink memberikan layanan internet gratis bagi warga terdampak banjir di Sumatra hingga Desember 2025.

Logompn

Published

on

Starlink gratiskan layanan akses internet untuk korban banjir longsor di sumatra
Layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk. Gambar : Reuters/Dado Ruvic

MPN Indonesia 30 November 2025 - Layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk memberikan akses internet gratis kepada masyarakat yang terdampak banjir besar di sejumlah wilayah Sumatra sejak akhir pekan lalu.

Kebijakan ini diumumkan melalui akun X @Starlink pada Sabtu (29/11) serta melalui surat elektronik yang dikirimkan kepada pelanggan di Indonesia.

Dalam pernyataannya, Starlink menegaskan bahwa layanan gratis berlaku bagi pelanggan baru maupun pelanggan lama hingga akhir Desember 2025.

“Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember 2025,” tulis Starlink dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (29/11).

Layanan ini diterapkan otomatis bagi pelanggan aktif tanpa perlu langkah tambahan.

“Bagi pelanggan aktif yang sudah ada, tidak perlu melakukan tindakan apa pun. Kami akan secara proaktif menerapkan kredit layanan gratis ke akun anda,” jelas perusahaan tersebut.

Starlink juga memberikan akses bagi pelanggan nonaktif yang sebelumnya ditangguhkan karena tunggakan atau jeda layanan.

“Untuk pelanggan yang saat ini ditangguhkan atau dijeda, kami juga menerapkan kredit layanan gratis, yang memungkinkan Anda untuk mengaktifkan kembali dan memanfaatkan kredit layanan selama periode waktu ini,” ungkap Starlink.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pelanggan baru di wilayah terdampak dapat menggunakan layanan tanpa biaya.

Pengguna cukup membeli dan mengaktifkan perangkat, kemudian membuat tiket dukungan dengan mencantumkan “Dukungan Banjir Indonesia” untuk mendapatkan akses gratis.

Dukungan Pemerintah dan Pemulihan Jaringan

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) turut bergerak memulihkan jaringan di wilayah terdampak banjir dan longsor.

Baca Juga:  Pelajar di Aceh Tamiang Kembali Masuk Sekolah Pascabanjir

Dirjen Infrastruktur Digital Kemenkomdigi, Wayan Toni Suprianto, menyatakan bahwa satuan tugas telah dibentuk untuk memetakan kerusakan.

“Sudah ada Satgas di Komdigi. Kami fokus di identifikasi terhadap BTS yang down dan kabel fiber optic yang putus dampak banjir dan longsor, termasuk koordinasi dengan operator dan stakeholder terkait recovery jaringan,” ujar Wayan dalam keterangannya pada Sabtu (29/11).

Untuk pembangunan jaringan darurat, Kemenkomdigi menugaskan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan bantuan peralatan komunikasi berupa perangkat Starlink ke area terdampak.

“Per hari ini, sudah masuk bantuan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk Sumut. Pertama adalah alat komunikasi Starlink, ada 17, ini sangat berguna dengan adanya alat Starlink,” ucap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers pada Jumat (28/11).

Selain 17 perangkat Starlink, bantuan lain yang dikirimkan meliputi 17 genset, 15 perahu LCR, 750 dus mi instan, 19 tenda pengungsi, dan 1 kompresor.

Suharyanto menjelaskan bahwa seluruh bantuan akan disesuaikan distribusinya dengan kebutuhan tiap wilayah.

Dampak Banjir dan Data Korban

BNPB melaporkan bahwa banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatra telah menimbulkan korban jiwa yang besar.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan terdapat 174 orang meninggal dunia, 79 orang hilang, dan 12 orang luka-luka.

Provinsi dengan korban terbanyak adalah Sumatra Utara, dengan 116 korban meninggal dan 42 orang hilang.

Korban tersebar di sejumlah wilayah seperti Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Humbang Hasundutan, Padang Sidempuan, dan Pakpak Barat.

Pernyataan Elon Musk tentang Kebijakan Starlink

Elon Musk menegaskan bahwa Starlink tidak mengambil keuntungan dari kondisi bencana alam.

Baca Juga:  Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Bekasi, Pastikan Bantuan bagi Korban jadi Prioritas Utama Pemerintah

Ia menjelaskan bahwa kebijakan bantuan gratis sudah menjadi standar perusahaan.

“Kebijakan standar SpaceX adalah menjadikan Starlink gratis setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia. Tidaklah benar mengambil untung dari kemalangan,” tulis Musk di akun X pribadinya.

(AKM/NID/RAD)

Trending