Connect with us

Otomotif

Tips Mengendarai Mobil agar Tak Terkecoh dengan Genangan Air Pasca Hujan

Curah hujan tinggi memicu genangan di berbagai wilayah dan meningkatkan risiko kecelakaan, yuk simak tips aman berkendara di tengah banjir!

Logompn

Published

on

Tips mengendarai mobil agar tak terkecoh dengan genangan air pasca hujan
Tips Mengendarai Mobil agar Tak Terkecoh dengan Genangan Air Pasca Hujan | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 30 November 2025 - Curah hujan tinggi yang melanda sebagian wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir diperkirakan akan terus terjadi hingga bulan Februari.

Kondisi ini dapat menimbulkan genangan air yang biasanya muncul di wilayah dengan kontur rendah atau dekat aliran sungai.

Situasi semakin parah ketika sistem drainase tidak berfungsi optimal sehingga aliran air tidak tersalurkan ke pembuangan.

Genangan air di berbagai ruas jalan ini bisa menyebabkan kemacetan, kendaraan mogok, hingga potensi kecelakaan.

Untuk itu, yuk simak tips aman berkendara di tengah genangan air!

Risiko Mengemudi di Tengah Banjir

Meski tidak selalu dalam, genangan air dapat memicu sejumlah risiko serius.

Salah satunya adalah water hammer, kerusakan mesin ketika air masuk ke ruang bakar sehingga komponen mesin bisa jebol.

Risiko lain yang dapat terjadi meliputi kendaraan terperosok karena lubang tertutup genangan hingga air yang masuk ke kabin sebagaimana disampaikan oleh Chief Marketing Auto 2000, Yagimin.

“Tidak boleh meremehkan genangan air di jalan akibat hujan deras. Salah perhitungan bisa menimbulkan masalah seperti terperosok lubang, air masuk ke dalam kabin, hingga mesin jebol,” katanya dikutip MPN Indonesia dari laman Auto 2000, Sabtu (29/11).

Tak hanya itu, pengemudi juga berpotensi mengalami penolakan klaim asuransi jika kerusakan dinilai sebagai kelalaian saat melintasi banjir.

Tips Aman Berkendara Melewati Genangan Air

Untuk meminimalkan bahaya saat berkendara pada kondisi jalan tergenang, terdapat beberapa langkah yang dapat diterapkan.

Mengutip informasi dari laman Auto 2000, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diterapkan sebagai bagian dari tips dan trik otomotif:

Baca Juga:  Mengapa Motor Tiba-Tiba Mati saat Jalan?

Hindari Jalan Tergenang

Menghindari jalur yang terendam air adalah pilihan paling aman.

Namun, ketika hampir seluruh wilayah terdampak, pengemudi perlu memperhatikan kondisi genangan dengan patokan visual seperti tinggi trotoar atau tanggul.

Amati Ketinggian Air

Genangan setinggi setengah ban mobil masih tergolong aman untuk dilalui.

Meski demikian, pengemudi perlu tetap waspada terhadap arus air yang kuat, lubang tersembunyi, serta area bahu jalan di dekat saluran air yang biasanya lebih dalam.

Jika berada di jalan tol yang tergenang air, jalur paling kanan juga perlu diwaspadai karena berpotensi memiliki genangan yang lebih tinggi.

Terapkan Teknik Mengemudi yang Aman

Saat memasuki genangan, jalankan mobil perlahan dan tetap fokus. Putaran mesin ideal berada pada kisaran 2.000 rpm.

Untuk transmisi manual, gunakan gigi 1, sedangkan pada transmisi matik dapat digunakan mode manual dengan memilih gigi 1.

Pengemudi sebaiknya menghindari akselerasi maupun pengereman mendadak agar air tidak terdorong masuk ke ruang mesin.

Selain itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga penting.

Ombak dari mobil lain dapat memperbesar risiko air masuk ke mesin, sementara ruang yang cukup dibutuhkan jika kendaraan di depan tiba-tiba mogok.

Setelah Melewati Genangan

Setelah keluar dari area tergenang, jangan langsung berkendara dengan normal.

Pengemudi perlu menginjak pedal rem secara perlahan untuk membantu mengeringkan sistem rem.

Lakukan beberapa kali hingga dipastikan rem kembali normal, lalu cek panel instrumen jika ada indikator yang menyala.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending