Connect with us

Berita

Dua Kelurahan di Cilandak Alami Kekeringan, Warga Antre Air Bersih

Kekeringan melanda dua kelurahan di Cilandak, Jakarta Selatan. Warga kesulitan air bersih setelah debit air pompa menurun akibat musim kemarau.

Logompn

Published

on

Dua Kelurahan di Cilandak Alami Kekeringan, Warga Antre Air Bersih
Dua Kelurahan di Cilandak Alami Kekeringan, Warga Antre Air Bersih. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 17 September 2026 - Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan kekeringan di dua kelurahan di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

Kondisi ini dialami warga Kelurahan Pondok Labu dan Cilandak Barat dalam beberapa bulan hingga sekitar satu bulan terakhir.

Dampaknya, debit air dari pompa warga menurun sehingga kebutuhan air bersih terganggu.

Warga mengantre air bersih dan memanfaatkan distribusi air dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kita bersama jajaran dari Pemprov DKI Jakarta dari ada BPBD dan PAM Jaya. Kita melaksanakan pencegahan terkait kekurangan air bersih yang mungkin ada di wilayah Cilandak Barat, khususnya RW 12. Sementara ada satu kendaraan yang berkapasitas 5.000 liter kita lakukan distribusi air bersih kepada warga yang membutuhkan dan stok air,” jelas Lurah Cilandak Barat Muhammad Yusuf Rajab, kepada wartawan pada Rabu (16/9).

Kekeringan di Jakarta Selatan Berdampak pada Dua Kelurahan

Wilayah yang terdampak berada di Kecamatan Cilandak dengan kondisi berbeda di masing-masing lingkungan.

Warga RT 10/RW 03, Kelurahan Pondok Labu, mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut terjadi seiring menurunnya debit air dari pompa warga sehingga mereka harus mengantre untuk mendapatkan air bersih di musala terdekat.

Sementara itu, warga RT 5/RW 12, Kelurahan Cilandak Barat, mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama sekitar satu bulan terakhir.

“Kalau di Cilandak Barat, RW 12 ini baru satu wilayah, yaitu RT 5. Karena memang ada beberapa rumah yang mengalami kendala air. Bukannya tidak ada, tetapi memang kurang pasokan air bersihnya, air keruh,” ucap Yusuf.

Baca Juga:  Viral! Acara Maulid Nabi di Pondok Pinang Berujung Ricuh, Warga Protes Kembang Api Dinyalakan hingga Jam 1

Yusuf juga membernarkan indikasi kekurangan pasokan air bersih imbas kekeringan.

“Betul. Mungkin akibat kekeringan karena musim kemarau, jadi kita lakukan mitigasi bersama jajaran Pemprov DI Jakarta,” katanya.

Pemerintah DKI Distribusikan Air Bersih ke Warga yang Membutuhkan

Kasatgas BPBD Korwil Jakarta Selatan, Sukendar mengungkapkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau telah dilakukan melalui koordinasi lintas instansi.

“Sesuai dengan perintah pak Gubernur yang sudah dilaksanakan apel kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau ini. Kami sudah menyiapkan dan sudah berkolaborasi dengan PDAM, SKPD, dan OPD. Untuk setiap pelaksanaan kegiatan ini kami menyesuaikan kebutuhannya, kami satu tangki itu kirimkan lima personil distribusi air bersih,” paparnya.

Ia menyatakan, air bersih yang disediakan berasal dari PDAM dan siap didistribusikan ke warga yang membutuhkan pasokan air bersih.

“Untuk stok air bersih kami sumbernya berasal dari PDAM dan untuk distribusi selanjutnya nanti akan dijadwalkan seuai kebutuhan dari warga,” tuturnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending